PKB Sulsel Buka Ruang Politik Santun untuk Aktivis dan Milenial Jelang Pemilu 2029
DPW PKB Sulawesi Selatan membuka ruang politik santun bagi aktivis dan milenial, mengajak bergabung untuk mengembalikan muruah partai politik serta bersiap menghadapi verifikasi parpol 2026 dan Pemilu 2029.
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Selatan (Sulsel) secara resmi membuka kesempatan luas bagi aktivis, milenial, dan seluruh elemen masyarakat. Mereka diundang untuk bergabung serta berpolitik secara santun dalam upaya mengembalikan citra positif partai politik. Langkah strategis ini diambil menjelang persiapan verifikasi partai politik pada tahun 2026 dan kontestasi Pemilu 2029 mendatang.
Ketua PKB Sulsel, Azhar Arsyad, menyatakan bahwa keterbukaan ini merupakan bagian dari komitmen partai untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat. Ia mengajak semua kalangan untuk bersama-sama melakukan perubahan, mengingat pandangan publik terhadap partai politik yang mulai bergeser dari nilai-nilai perjuangan. PKB Sulsel bertekad untuk menjadi pelopor dalam menghadirkan politik yang berintegritas dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Rekrutmen terbuka ini juga bertujuan untuk memperkuat struktur internal partai di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC). Proses ini diharapkan dapat menjaring individu-individu berkompeten yang siap berkontribusi aktif dalam membangun daerah. Dengan demikian, PKB Sulsel ingin memastikan bahwa partai memiliki fondasi yang kuat dan kader-kader berkualitas untuk menghadapi tantangan politik masa depan.
Keterbukaan PKB Sulsel untuk Aktivis dan Milenial
PKB Sulsel secara resmi mengumumkan keterbukaan mereka bagi aktivis, milenial, dan seluruh elemen masyarakat yang ingin berkontribusi dalam dunia politik. Ketua PKB Sulsel, Azhar Arsyad, menyatakan bahwa langkah ini merupakan upaya untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap partai politik. Ia mengajak semua kalangan untuk bergabung demi melakukan perubahan signifikan menuju Pemilu 2029.
Menurut Azhar Arsyad, persepsi publik terhadap partai politik saat ini cenderung menurun karena dianggap bergeser dari nilai-nilai perjuangan kesejahteraan rakyat. PKB Sulsel bertekad untuk menjadi pelopor dalam mengembalikan muruah partai politik dengan mengedepankan politik santun dan berintegritas. Keterbukaan ini diharapkan dapat menarik individu-individu berkompeten yang memiliki semangat perubahan.
Partai ini mengundang siapa saja yang memiliki kapasitas, loyalitas, dan integritas untuk mendaftar. Penekanan diberikan pada calon yang berusia muda, sekitar 30 tahun ke atas, menunjukkan komitmen PKB Sulsel dalam meregenerasi kepemimpinan. Hal ini sejalan dengan visi partai untuk menghadirkan wajah baru dalam kancah politik daerah.
Mekanisme Rekrutmen dan Penguatan Struktur Partai
Dalam rangka persiapan verifikasi partai politik tahun 2026, PKB Sulsel sedang gencar melakukan penguatan dan penataan struktur di 24 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten/kota serta Pimpinan Anak Cabang (PAC) di tingkat kecamatan. Proses rekrutmen bakal calon Ketua DPC juga akan segera dibuka, menandai dimulainya fase penting dalam konsolidasi internal partai.
Untuk memastikan proses rekrutmen berjalan objektif dan profesional, telah dibentuk Tim 5 yang bertugas melaksanakan penjaringan. Koordinator Tim 5, Syamsu Rizal, menjelaskan bahwa tim ini akan bekerja mulai 28 Maret hingga 20 April 2026, memetakan bakal calon ketua melalui berbagai indikatornya. Tim 5 akan dibagi menjadi enam zona wilayah kerja untuk menjangkau seluruh DPC di Sulsel.
Proses seleksi akan melibatkan Uji Kompetensi dan Kepatutan (UKK) yang mencakup psikotes dan tahapan lainnya, serupa dengan seleksi Ketua DPW PKB. Juru Bicara PKB, Wawan Mattaliu, menegaskan bahwa Ketua PKB wilayah maupun sekretaris dilarang terlibat dalam penentuan kandidat. Semua dikerjakan Tim 5 secara profesional tanpa intervensi.
Setelah proses seleksi dan penjaringan kandidat, hasilnya akan dilaporkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di Jakarta untuk keputusan akhir. Mekanisme yang transparan dan terbuka ini memungkinkan siapa pun, termasuk aktivis dan anak muda milenial, untuk mendaftar. PKB Sulsel berharap dapat menjaring pemimpin masa depan yang memiliki kompetensi dan integritas tinggi.
Visi PKB Sulsel: Mengembalikan Muruah Politik
PKB Sulsel memiliki visi kuat untuk mengembalikan muruah partai politik yang dinilai semakin tergerus di mata publik. Dengan membuka ruang bagi aktivis dan milenial, partai ini berupaya menyuntikkan energi baru dan ide-ide segar dalam perjuangan politik. Azhar Arsyad menekankan pentingnya konsistensi dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat sebagai inti dari keberadaan partai politik.
Kantor PKB Sulsel juga dinyatakan selalu terbuka bagi siapa saja yang berminat bergabung, termasuk para aktivis. Wawan Mattaliu menyebutkan bahwa PKB memiliki banyak kader aktivis, dan partai ini berkomitmen untuk mendorong individu-individu dengan kompetensi tinggi. Keterbukaan ini diharapkan dapat menjadikan kantor PKB sebagai “rumah bersama” bagi mereka yang ingin berpolitik santun.
Melalui rekrutmen yang transparan dan seleksi yang ketat, PKB Sulsel berharap dapat menghasilkan kader-kader berkualitas yang siap menghadapi tantangan politik masa depan. Mereka berambisi untuk menunjukkan bahwa partai politik dapat menjadi wadah perjuangan yang bersih, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. Ini adalah langkah strategis menjelang kontestasi politik mendatang.
Sumber: AntaraNews