PKB membentuk tim petunjuk teknis penjaringan calon kepala daerah di Sulsel.
Sejumlah partai politik di Sulawesi Selatan mulai bersiap menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024. Bahkan, partai mulai membentuk deks pilkada untuk menjaring calon kepala daerah (cakada).
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Azhar Arsyad mengatakan, partainya sedang menyusun pilkada setelah Pemilu berakhir. Deks pilkada ini untuk menjaring cakada.
"Jadi Minggu ini kita lagi susun deks Pilkadanya. Mudah-mudahan habis lebaran kita mulai buka dan terbuka kepada siapa saja (cakada)," ujar Azhar kepada wartawan di Sekretariat DPW PKB Sulsel, Minggu (24/3).
Anggota DPRD Sulsel ini mengatakan, petunjuk teknis penjaringan cakada sudah ada. Dengan adanya juknis penjaringan cakada tersebut, PKB mempersilakan kepada siapa pun yang akan maju di Pilkada serentak untuk mendaftar.
Advertisement
"Jadi PKB mengundang orang-orang yang terbaik untuk mengabdikan dirinya. Tentu yang punya visi untuk memperbaiki daerah," ujar Azhar.
Azhar mengungkapkan dalam deks pilkada tersebut berisikan enam orang yakni ketua, sekretaris, dan bendarahara. Selanjutnya divisi logistik, kampanye, dan saksi.
"Jadi intinya bagaimana PKB, bagaimana partai dalam konteks Pilkada itu relasi dengan penguatan kelembagaan partai. Jadi bukan hanya sekedar selama ini beli putus, itu tidak ada gunanya. Itu tidak sehat untuk proses demokrasi dan kelembagaan," kata Azhar.
Advertisement
Advertisement
"Ya, kita lihat saja nanti. Kan kita belum tahu," kata Azhar.
Sekadar diketahui, di Pemilu 2024 raihan suara PKB meningkat drastis. Bahkan, PKB bisa mendapatkan satu kursi pimpinan DPRD Sulsel dengan memperoleh delapan kursi.
Terpisah, Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Amir Uskara mengatakan pembahasan terkait Pilkada serentak akan dilakukan setelah momen Idulfitri. Amir mengaku nantinya akan dibahas koalisi parpol untuk pilkada serentak, termasuk Pilgub Sulsel.
"Diumumkan paling cepat setelah lebaran Idulfitri. Nanti setelah lebaran mungkin akan mengerucut ke mana arah partai-partai," ujar Azhar.
Advertisement
"Saya kira kita biarkan itu mengalir lah," kata Azhar.
Advertisement
"Saya kira komunikasi politik pasti dibangun kepada semua partai, bukan hanya Gerindra, dengan Golkar dan dengan siapa pun kita sudah bangun," pungkas Azhar.