Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran, menyoroti peran krusial partai politik dan kadernya dalam memajukan pembangunan daerah. Penekanan ini disampaikan usai kontestasi politik, mengajak semua pihak bersatu demi kemajuan. Pernyataan tersebut disampaikan di Palangka Raya pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Menurut Agustiar, partai politik merupakan instrumen penting yang secara langsung berkontribusi pada lahirnya kebijakan pro-rakyat. Kebijakan ini mencakup penguatan layanan kesehatan hingga ke wilayah pedalaman Kalimantan Tengah. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Ajakan ini disampaikan dalam acara pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalteng periode 2026–2031. Gubernur berharap dukungan partai politik dapat memperkuat program prioritas pemerintah daerah, seperti layanan rumah sakit daerah keliling.
Advertisement
Advertisement
Agustiar Sabran menjelaskan bahwa keterlibatan aktif partai politik sangat berdampak pada perumusan kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat. Salah satu contoh konkret adalah rencana layanan rumah sakit daerah keliling yang akan menjangkau masyarakat pelosok. Program ini bahkan mencakup kemampuan untuk melakukan tindakan operasi ringan di lokasi terpencil.
Gubernur berharap penuh agar seluruh elemen partai politik dapat bergandengan tangan dan membersamai pemerintah daerah. Tujuannya jelas, yaitu mewujudkan Kalimantan Tengah yang lebih maju dan sejahtera bagi seluruh penduduknya. Sinergi ini dianggap kunci untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan.
"Mari seluruh elemen partai politik untuk bergandengan tangan dan membersamai pemerintah daerah menuju Kalimantan Tengah yang maju dan sejahtera," kata Agustiar Sabran. Pernyataan ini menegaskan kembali komitmen pemerintah daerah untuk bekerja sama dengan partai politik. Kolaborasi ini penting untuk memastikan program-program prioritas dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat maksimal.
Advertisement
Advertisement
Ketua DPW PKB Kalteng, Rahmanto Muhidin, menyampaikan bahwa proses konsolidasi organisasi partainya telah berjalan sesuai mekanisme internal. Musyawarah wilayah PKB yang dilaksanakan pada Desember 2025 berlangsung lancar. Proses ini dilanjutkan dengan uji kelayakan dan kepatutan (UKK) tahap pertama dan kedua.
Hasil dari serangkaian proses tersebut adalah terpilihnya kepengurusan baru dengan semangat regenerasi yang kuat. Saat ini, PKB Kalteng memiliki sekitar 40 anggota fraksi, dengan empat orang di tingkat provinsi dan sisanya tersebar di kabupaten/kota. Struktur ini menunjukkan kekuatan representasi partai di berbagai tingkatan pemerintahan.
"Mari kita ciptakan PKB yang solid dan kuat. Kami menargetkan kemenangan pada Pilkada 2029 dengan kader-kader yang siap melayani masyarakat,” kata Rahmanto. Rahmanto Muhidin juga menegaskan bahwa PKB menjunjung tinggi politik kehadiran, pelayanan, keteladanan, dan kepeloporan. Partai ini membuka diri bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan suku, ras, maupun agama.
Advertisement
Kader partai diharapkan mampu hadir dan memberikan solusi nyata bagi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di daerah pemilihannya masing-masing. Komitmen ini menunjukkan fokus PKB pada pelayanan publik dan responsivitas terhadap kebutuhan konstituen. Dengan demikian, peran partai politik dalam pembangunan akan semakin terasa.
Sumber: AntaraNews