Kompolnas Pantau Ketat Seleksi Anggota Polri di Jambi, Pastikan Transparansi dan Akuntabilitas
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) melakukan pengawasan langsung seleksi anggota Polri di Jambi untuk memastikan proses rekrutmen berjalan bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH) guna menghasilkan calon anggota berkualitas.
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) telah melaksanakan pengawasan langsung terhadap seluruh tahapan seleksi penerimaan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia di wilayah Polda Jambi. Kegiatan ini bertujuan utama untuk menjamin bahwa setiap proses seleksi berlangsung secara transparan dan akuntabel. Pengawasan ketat ini menjadi bagian dari upaya Kompolnas dalam menjaga integritas institusi Polri.
Tim Kompolnas yang hadir dalam kegiatan pengawasan tersebut diwakili oleh Anggota Kompolnas RI, Dr. Supardi Hamid, serta Kaset Kompolnas Brigjen Pol Joko Purwanto. Mereka secara langsung meninjau pelaksanaan seleksi yang dipusatkan di Asrama Haji Kota Baru, Jambi, pada Kamis lalu. Kehadiran tim ini menunjukkan keseriusan dalam memantau jalannya rekrutmen.
Menurut Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, kunjungan tim Kompolnas ke Jambi ini secara spesifik dalam rangka melakukan pengawasan pelaksanaan penerimaan Polri untuk Tahun Anggaran 2026. Peninjauan ini didampingi oleh sejumlah pejabat utama Polda Jambi, termasuk Irwasda, Karo SDM, Kabid Propam, dan Kabid Dokkes, serta tim pengawas dari Divpropam Mabes Polri.
Menjamin Prinsip BETAH dalam Seleksi Polri
Kunjungan kerja Kompolnas ini secara spesifik bertujuan untuk memantau pelaksanaan seleksi terpadu anggota Polri Tahun Anggaran 2026. Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa seluruh tahapan memenuhi prinsip BETAH. Prinsip BETAH sendiri merupakan akronim dari Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis, yang menjadi landasan penting dalam setiap rekrutmen.
Kehadiran Kompolnas, bersama dengan pengawas internal dan eksternal, merupakan wujud komitmen bersama untuk menjaga integritas proses seleksi. Komitmen ini sangat penting agar proses rekrutmen dapat berjalan secara objektif dan bebas dari segala bentuk praktik penyimpangan. Hal ini juga bertujuan untuk menghasilkan calon anggota Polri yang benar-benar berkualitas.
Pengawasan yang dilakukan secara langsung ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Dengan adanya pengawasan dari lembaga independen seperti Kompolnas, masyarakat dapat lebih yakin bahwa proses seleksi dilakukan secara adil dan tanpa intervensi. Ini adalah langkah proaktif untuk membangun citra positif Polri di mata masyarakat.
Komitmen Polda Jambi Hasilkan Calon Anggota Berintegritas
Polda Jambi menyatakan dukungan penuh terhadap pengawasan yang dilakukan oleh Kompolnas ini. Dukungan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Kapolda Jambi secara tegas menyatakan bahwa seluruh tahapan seleksi akan dilaksanakan secara profesional dan terbuka.
Komitmen ini tidak hanya berhenti pada transparansi, namun juga berfokus pada kualitas calon anggota yang akan direkrut. Polda Jambi berkomitmen untuk menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas, berkompeten, dan memiliki integritas tinggi. Proses seleksi yang ketat dan diawasi diharapkan mampu menyaring individu terbaik untuk mengabdi kepada negara.
Dengan adanya sinergi antara Kompolnas sebagai pengawas eksternal dan Polda Jambi sebagai pelaksana seleksi, diharapkan tercipta sebuah sistem rekrutmen yang ideal. Sistem ini akan memastikan bahwa hanya individu-individu terbaik yang akan bergabung dengan Kepolisian Republik Indonesia. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan Polri yang lebih baik dan profesional.
Sumber: AntaraNews