Seorang ahli kunci bernama Roy mengaku diminta membantu kepolisian membuka sebuah brankas di sebuah rumah di kawasan Parahayangan Golf II, Sentul City, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, pada Rabu (8/7) malam.
Menurut Roy, permintaan itu datang saat dirinya sedang berada di rumah. Ia mengaku dihubungi oleh personel kepolisian dan diminta segera menuju lokasi untuk membantu proses pembukaan brankas.
"Tadi sama Polres, Polres Bogor dipanggil. Ditelepon suruh datang ke sini. Karena ada kerjaan suruh bongkar brankas katanya," ujar Roy kepada wartawan.
Roy mengatakan dirinya menerima panggilan sekitar pukul 21.30 WIB. Setelah itu, ia langsung berangkat menuju lokasi bersama seorang rekannya. Sesampainya di rumah tersebut, Roy mulai melakukan proses pembukaan brankas menggunakan alat gerinda. Menurut dia, proses tersebut berlangsung relatif singkat.
"Langsung gerak cepat aja, langsung digerinda langsung dibuka," katanya.
Roy memperkirakan proses membuka brankas memakan waktu sekitar 15 menit. Ia menjelaskan, brankas yang dibuka memiliki konstruksi yang berbeda dari brankas pada umumnya. Menurutnya, perangkat penyimpanan itu menggunakan material baja berlapis dan dilengkapi sistem pengamanan berupa kombinasi angka serta kunci manual.
"Istimewa itu. Kisaran harganya sekitaran 20-an lah," ungkap Roy, merujuk pada perkiraan harga brankas tersebut.
Roy juga menyebut ruang penyimpanan itu menyatu dengan struktur bangunan dan berada di balik lemari di salah satu kamar di lantai dua. Ukurannya, menurut dia, sekitar 1,5 meter x 80 sentimeter.
"Bukan brankas umum, ruangan," ujarnya.
Setelah brankas berhasil dibuka, Roy mengaku sempat melihat beberapa koper berada di dalam ruang penyimpanan tersebut. Namun, ia menegaskan tidak masuk ke dalam ruangan maupun mengetahui isi koper-koper tersebut.
"Enggak masuk ke dalam kan saya cuma lihat dari luar, koper-koper aja sudah dibuka sudah," tuturnya.
Hingga proses pembukaan selesai, Roy mengaku hanya menjalankan tugas membuka akses ke ruang penyimpanan dan tidak terlibat dalam pemeriksaan maupun pendataan barang yang berada di dalamnya. Informasi mengenai isi ruang penyimpanan tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan penyidik.