Jelang Muncab, Tim Lima PKB Sulsel Siapkan Penataan Pengurus hingga PAC
Ketua PKB Sulsel Azhar Arsyad mengatakan setelah menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil), PKB Sulsel pada tahun 2026
DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Selatan membentuk Tim Lima untuk menata struktur kepengurusan partai hingga tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC). Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal, ditunjuk sebagai koordinator tim tersebut.
Ketua PKB Sulsel Azhar Arsyad mengatakan setelah menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil), PKB Sulsel pada tahun 2026 fokus pada penataan struktur kepengurusan tingkat DPC dan PAC. Untuk itu, DPW PKB Sulsel membentuk Tim Lima.
"Jadi rapat semalam itu di samping tim penataan struktur, semua pengurus Tanfiz itu kita bagi penanggung jawab Zona. Jadi kita mulai dulu dari penanggungjawab zona. Jadi zona ini istilah umumnya sebenarnya di partai itu korwil (Koordinator Wilayah)," ujarnya saat jumpa pers di Sekretariat DPW PKB Sulsel, Selasa (17/2).
Konsolidasi
Mantan Calon Wakil Gubernur Sulsel ini menjelaskan Korwil tersebut mempunya tugas untuk melakukan konsolidasi pada tingkat DPC.
"Jadi dia akan buat pertemuan nanti, rapat koordinasi DPC-PAC untuk mengidentifikasi bukan saja masalah, tapi juga soal kondisi existing apa yang terjadi di DPC sebenarnya," sebutnya.
Azhar menjelaskan Tim Lima juga naninya akan melakukan pemetaan dan penjaringan kandidat calon ketua DPC di 24 kabupaten/kota di Sulsel.
"Sebenarnya tim lima gunanya apa. Gunanya ini adalah untuk memetakan siapa-siapa kandidat sebenarnya yang tersedia untuk menjadi Ketua DPC PKB di setiap kabupaten dan kota. Sekaligus saya menegaskan bahwa PKB ini adalah partai terbuka," tuturnya.
Memimpin PKB
Azhar mempersilakan siapa saja berminat memimpin PKB di kabupaten/kota untuk mendaftarkan diri. Ia menegaskan pemilihan Ketua DPC PKB tidak berbeda jauh dengan pemelihan Ketua DPW PKB Sulsel saat Muswil lalu.
"Jadi kita akan tes, psikotes nanti setiap kandidat yang terjaring. Terjaring mau tiga, mau lima, atau tujuh, akan diplenokan di DPW. Jadi itu sekaligus tim lima melaporkan ke DPW, DPW kemudian rapat pleno untuk memutuskan siapa-siapa kandidat yang akan dibawa ke Jakarta. Karena ini penetapan kandidatnya nanti oleh DPP," bebernya.
Nantinya, DPP bisa mencoret atau menambahkan nama calon ketua DPC PKB. Setelahnya, nama-nama yang lolos seleksi DPP, akan mengikuti Uji Kompetensi dan Kepatutan (UKK) sebanyak dua kali.
"UKK tingkat pertama akan menggandeng pihak ketiga, dalam hal ini perguruan tinggi. Jadi ini sama sekali di luar otoritas kita untuk menentukan siapa yang terpilih," kata dia.
Setelah menjalani UKK pertama, selanjutnya nama-nama calon Ketua DPC akan kembali menjadi UKK kedua. Azhar menjelaskan UKK kedua akan dilakukan oleh DPP.
Setelah hasil test pihak ketiga, itu kemudian dilaporkan. Dan itulah yang kemudian ikut UKK kedua. (4:40) Kalau sahabat-sahabat belum mengerti apa yang disebut UKK, UKK itu adalah uji kompetensi dan kepatutan.
"Semua yang ikut UKK satu itu tetap diundang di UKK kedua. Kemudian nanti akan ada semacam diskusi sekaligus melihat potensi sebenarnya (calon Ketua DPC)," tegasnya.
Muscab
Usai terjaring calon ketua DPC, maka selanjutnya akan digelar Musyawarah Cabang (Muscab) PKB di 24 kabupaten/kota.
"Tapi di muscab itu bisa oleh PAC mengusulkan lagi nama. Jadi persis muswil kemarin mengusulkan nama. Kalau ada nama," ucapnya.
Sementara itu, Koordinator Tim Lima PKB Sulsel, Syamsu Rizal mengatakan Tim Lima ini diisi lima orang, yakni dirinya, Zulfikar Limolang, Nasra Hasse, Rusdi Idrus, dan Wawan Mattaliu. Anggota Komisi I DPR RI ini mengatakan pembentukan Tim Lima ini merupakan hasil rekomendasi dari Muswil PKB Sulsel.
"Sebagai rekomendasi dari hasil Muswil kemarin, yaitu untuk pembentukkan tim yang bertugas untuk mengatur mengonsolidasikan persiapan organisasi. Jadi Tim Lima ini nanti akan mengatur bagaimana proses dan mekanisme dari Muscab," sebutnya.
Dg Ical sapaan akrabnya mengaku Muscab rencananya akan digelar 28 Maret sampai 20 April 2026.
"Muscab direncanakan 28 Maret sampai 20 April. Berarti kurang lebih sebulan," sebutnya.
Dg Ical menyebut nantinya Tim Lima akan melakukan konsolidasi, verifikasi, dan mengidentifikasi bakal calon Ketua DPC PKB di 24 kabupaten/kota di Sulsel
"Kita sudah membagi menjadi enam zona. Enam zona ini juga masing-masing punya penanggungjawabnya untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan, ada yang mau FGD (Focus Group Discussion), ada yang mau penelitian, ada yang mau diskusi. Intinya penanggujawab zona ini untuk memastikan semua orang yang mau terlibat untuk membangun ini negara dan partai bisa terakumulasi," ucapnya.