Pesan Gubernur Jabar di Hari Jadi ke-392: Tata Kota Karawang Harus Rapi, Jangan Ada Ketimpangan!
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyoroti pentingnya penataan Tata Kota Karawang di Hari Jadi ke-392.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penting terkait pembangunan dan penataan kota dalam Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-392 Kabupaten Karawang. Acara ini berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Karawang pada Minggu, 14 September. Pesan tersebut berfokus pada pentingnya menjaga estetika dan harmoni pembangunan di tengah pesatnya pertumbuhan industri.
Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi menyoroti bahwa Karawang telah berkembang pesat sebagai pusat industri di Jawa Barat. Oleh karena itu, ia menekankan perlunya penataan Tata Kota Karawang secara menyeluruh. Hal ini bertujuan agar pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak menimbulkan ketimpangan visual maupun struktural di berbagai wilayah.
Pesan gubernur ini menjadi pengingat bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk lebih serius dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang teratur, bersih, dan indah, sekaligus memastikan pelayanan publik berjalan optimal bagi masyarakat Karawang yang semakin berkembang.
Penataan Kawasan Industri dan Pintu Masuk Karawang
Sebagai daerah industri, Karawang memiliki tantangan tersendiri dalam hal penataan kota. Gubernur Dedi Mulyadi secara khusus meminta perhatian pada "wajah" atau pintu masuk menuju wilayah Karawang agar tertata dengan baik. Ia menekankan pentingnya kesan pertama yang rapi dan teratur bagi siapa pun yang memasuki kota ini.
Dedi Mulyadi menyoroti adanya ketimpangan pembangunan yang mencolok, terutama di sekitar jalan Interchange Karawang Barat. "Belum lagi rumput-rumput liar yang tumbuh cukup tinggi di jalan Interchange Karawang Barat, sampai menutupi pemandangan hamparan areal sawah dari jalan raya," ujarnya. Ia melihat kontras antara bangunan bertingkat seperti hotel dan apartemen dengan keberadaan bangunan PKL yang tidak tertata.
Meskipun demikian, Gubernur menegaskan bahwa keberadaan PKL di sepanjang jalan Interchange Karawang Barat tidak dilarang. Namun, pemerintah daerah harus menyediakan ruang yang layak dan melakukan penataan yang lebih rapi. "Saya kira ini harus ditata. Ke depan akan kita lakukan penataan bersama," kata Dedi, menunjukkan komitmen untuk perbaikan bersama.
Harmoni Pembangunan dan Pelayanan Publik
Dedi Mulyadi mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Karawang, mulai dari pemerintah kecamatan hingga tingkat desa, untuk lebih memperhatikan Tata Kota Karawang. Ia mengingatkan bahwa Karawang kini menjadi salah satu kekuatan ekonomi penting di wilayah utara Jawa Barat, sehingga penataan yang baik akan mendukung citra dan kualitas hidup.
Selain penataan fisik, Gubernur juga mengingatkan pentingnya aspek pelayanan publik. Ia meminta setiap lurah dan camat untuk membuka ruang pengaduan bagi masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penanganan permasalahan yang dihadapi oleh warga, sehingga pemerintah dapat lebih responsif dan efektif.
Dalam pandangannya, sebuah wilayah akan terhormat jika memiliki bangunan fisik yang tertata baik, kebersihan yang terpelihara, estetika yang muncul, serta harmoni antara manusia dengan alam dan pemerintah dengan rakyatnya. "Itulah yang disebut gemah ripah repeh rapih," pungkas Dedi Mulyadi, menggambarkan visinya untuk Jawa Barat, termasuk Karawang.
Komitmen Pemkab Karawang di Usia 392 Tahun
Menanggapi pesan Gubernur, Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan bahwa di usia ke-392 tahun, Karawang terus berdiri dan berkembang mengikuti perkembangan zaman. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam melakukan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Bupati Aep Syaepuloh juga memaparkan berbagai pekerjaan yang telah dilaksanakan oleh Pemkab Karawang. Ini termasuk penuntasan rehabilitasi drainase, pembangunan jalan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Upaya-upaya ini merupakan bagian dari komitmen untuk menjadikan Karawang lebih baik di masa mendatang.
Rapat Paripurna Istimewa DPRD tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Karawang, Endang Sodikin. Acara diawali dengan pembacaan sejarah Karawang oleh Sekretaris Daerah Karawang Asep Aang Rahmatullah dan pembacaan sajak Bekasi Karawang oleh siswa/i SMAN 1 Karawang, menambah khidmat suasana peringatan hari jadi. Usai rapat, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh bupati bersama pimpinan Forkopimda Karawang dan Gubernur Jabar.
Sumber: AntaraNews