Gubernur Kalteng Tekankan Pentingnya Generasi Muda Kalteng Jaga Identitas Budaya dan Bahasa Daerah
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengingatkan generasi muda Kalteng untuk tetap menjaga identitas budaya dan bahasa daerah di tengah gempuran bahasa asing, demi karakter bangsa yang kuat.
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menyerukan kepada generasi muda untuk menjaga identitas budaya daerah. Penekanan ini disampaikan usai upacara puncak peringatan Hari Jadi Ke-69 Provinsi Kalteng. Acara tersebut berlangsung di Palangka Raya pada hari Sabtu.
Dalam pernyataannya, Agustiar Sabran menyoroti pentingnya bahasa daerah sebagai pilar utama identitas budaya yang harus dipertahankan. Ia berharap generasi penerus memiliki karakter kuat dan sikap yang baik. Hal ini sejalan dengan semangat falsafah Huma Betang.
Pesan ini relevan di tengah arus globalisasi. Banyak generasi muda cenderung lebih bangga menguasai bahasa asing. Namun, mereka kurang fasih dalam bahasa daerahnya sendiri. Gubernur menekankan bahwa menjaga bahasa daerah adalah kunci mempertahankan jati diri bangsa.
Mempertahankan Bahasa Daerah di Era Globalisasi
Agustiar Sabran mengakui pentingnya penguasaan bahasa asing bagi generasi muda untuk bersaing di kancah internasional. Pemerintah provinsi, melalui Dinas Pendidikan, bahkan telah menggalakkan program penguatan bahasa asing di sekolah-sekolah. Program ini bertujuan membekali pelajar dengan kemampuan tersebut. Tujuannya adalah agar mereka siap berkompetisi dan maju di panggung global.
Namun, Gubernur menegaskan bahwa kemahiran berbahasa asing tidak berarti bahasa daerah harus ditinggalkan. Ia melihat adanya kecenderungan generasi muda yang merasa bangga hanya dengan sedikit menguasai bahasa Inggris atau Jepang. Padahal, mereka melupakan kekayaan bahasa daerahnya.
"Ini bisa bahasa Inggris sedikit-sedikit saja atau bahasa Jepang sudah bangga sekali. Kita tetap harus menjaga dan bangga dengan diri (bangsa) sendiri," kata Agustiar Sabran. Masyarakat, terutama generasi muda, diharapkan mampu menguasai bahasa daerah seperti bahasa Dayak dan bangga menggunakannya dalam komunikasi sehari-hari.
Inovasi dan Karakter sebagai Fondasi Kemajuan Kalteng
Selain menjaga identitas budaya, Gubernur Agustiar Sabran juga berpesan kepada pemuda-pemudi Kalimantan Tengah untuk menjadi agen perubahan. Masa depan daerah ini, menurutnya, tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah. Melainkan oleh keberanian generasi muda untuk berpikir besar, bekerja keras, dan terus berinovasi.
Ia mendorong generasi muda untuk tidak pernah merasa kalah karena berasal dari daerah atau tertinggal karena jarak. Agustiar Sabran menekankan bahwa dunia saat ini akan dimenangkan oleh mereka yang memiliki ide cemerlang, karakter kuat, dan kemauan untuk terus belajar.
"Bersainglah dengan percaya diri. Berinovasilah tanpa takut gagal. Bangun kompetensi, kuasai teknologi, perkuat integritas, tetapi jangan pernah kehilangan akar budaya dan identitas sebagai anak Kalimantan Tengah," ujarnya. Gubernur menegaskan bahwa kemajuan sebuah daerah ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya, bukan semata kekayaan alam.
Sumber: AntaraNews