Keren! Kalimantan Tengah Raih Penghargaan BRIN Apresiasi Brida Optimal, Bukti Komitmen Riset Daerah
Kalimantan Tengah sukses meraih Penghargaan BRIN Apresiasi Brida/Bapperida Optimal 2025, menandai komitmen kuat dalam riset dan inovasi kebijakan pembangunan daerah. Simak detailnya!
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Daerah ini baru saja menerima penghargaan bergengsi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen serta kinerja Kalteng dalam mendorong penguatan riset dan inovasi. Hal ini juga mencakup kebijakan pembangunan daerah yang adaptif.
Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, menyatakan bahwa pencapaian ini membuktikan transformasi Kalteng. Provinsi ini semakin berorientasi pada ilmu pengetahuan dan teknologi dalam setiap langkah pembangunannya.
Kalteng Dinobatkan sebagai Penerima Apresiasi Brida Optimal 2025
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, secara khusus dianugerahi Apresiasi Brida/Bapperida Optimal 2025. Penghargaan ini diberikan dalam kategori Indikator Kajian Kebijakan yang Dimanfaatkan.
BRIN melakukan penilaian komprehensif terhadap 24 provinsi, 187 kabupaten, dan 41 kota di seluruh Indonesia. Penilaian ini berfokus pada daerah yang telah membentuk Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) atau Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida).
Provinsi Kalteng berhasil masuk dalam daftar 12 kepala daerah yang dinilai memiliki performa unggul. Mereka menunjukkan keunggulan dalam pengelolaan riset dan inovasi di tingkat daerah.
Indikator Penilaian BRIN dan Sinergi Kuat Pembangunan
Penilaian yang dilakukan oleh BRIN berpedoman pada dua indikator utama yang telah ditetapkan. Indikator ini diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025–2029.
Selain itu, penilaian juga merujuk pada Instruksi Mendagri Nomor 2 Tahun 2029 tentang RPJMD 2025–2029. Kedua regulasi ini menjadi landasan kuat dalam mengukur kinerja daerah.
Indikator tersebut mencakup tingkat pemanfaatan rekomendasi kebijakan yang berasal dari hasil riset. Selain itu, peran aktif Brida dalam mengoptimalkan potensi daerah dan menyelesaikan permasalahan pembangunan juga menjadi fokus.
Capaian ini merefleksikan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan BRIN. Kolaborasi ini bertujuan membangun ekosistem riset yang berdaya guna dan berkelanjutan di Kalimantan Tengah.
Melalui kolaborasi lintas sektor, riset dan inovasi di Kalimantan Tengah kini memberikan kontribusi nyata. Kontribusi ini terlihat dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan pembangunan yang berbasis data dan hasil penelitian yang akurat.
Keberhasilan ini diharapkan dapat memicu daerah lain untuk terus meningkatkan kualitas riset dan inovasinya. Tujuannya adalah menciptakan pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.
Sumber: AntaraNews