Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Terungkap! Motif TNI Tembak TNI di Palembang Berawal dari Masalah Sepele

{{caption}}
Sosok yang Sembunyikan Senjata Rakitan di Kasus TNI Tembak TNI

{{caption}}
Kasus TNI Tembak TNI di Kafe, Sertu MRR Jadi Tersangka

{{caption}}
Misteri Kematian Siswi SMK di Nias, Polisi Temukan Luka Tusuk dan Lebam

{{caption}}
Pria yang Sekap dan Perkosa Mahasiswi Ditangkap di Surabaya, Begini Tampangnya

{{caption}}
Pria Disekap di Showroom Jakarta Timur, Sosok Terduga Pelaku Terungkap

Topik Terkait
{{caption}}
Menko Yusril Duga Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Terorganisir, Minta Polri Usut Tuntas Hingga Aktor Intelektualnya

Yusril mengatakan Polri bukan saja harus menemukan pelaku dan motifnya, tetapi juga mengungkap siapa yang berada di balik peristiwa itu.

{{caption}}
Yusril: Serangan Air Keras Aktivis KontraS Ancam Demokrasi dan HAM

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengecam **serangan air keras aktivis** KontraS sebagai ancaman serius terhadap demokrasi dan HAM, menuntut pengusutan tuntas hingga aktor intelektual.

{{caption}}
Yusril Ihza Mahendra Ingatkan APH Hati-hati Tangani Kasus Hukum, Respons Vonis Bebas Delpedro Dkk

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan aparat penegak hukum (APH) harus sangat hati-hati dalam penanganan kasus, terutama pasca vonis bebas Delpedro dkk.

{{caption}}
Vonis Bebas Delpedro Lokataru: Yusril Hargai Sikap Tanggung Jawab Aktivis Hadapi Hukum

Menteri Koordinator Yusril Ihza Mahendra mengapresiasi sikap bertanggung jawab Delpedro Marhaen dkk dalam menghadapi proses hukum hingga divonis bebas. Kasus Vonis Bebas Delpedro Lokataru ini menjadi sorotan publik.

{{caption}}
Putusan Bebas Delpedro dkk: Yusril Tegaskan Independensi Peradilan Terjaga

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyoroti putusan bebas Delpedro dkk, menegaskan independensi peradilan dan komitmen pemerintah untuk tidak intervensi.

{{caption}}
Alumni Sejarah Kecam Sikap Rektorat UNY soal Penanganan Mahasiswa yang Ditangkap Polisi

Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni UNY Prof. Guntur menyampaikan jika pihaknya tidak akan mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan.

UNY
{{caption}}
Fakta Mengejutkan: KemenHAM Minta Warga Tak Buru-buru Simpulkan Dugaan Penghilangan Paksa Usai Demo Jakarta

KemenHAM meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan adanya dugaan penghilangan paksa terhadap dua orang yang belum ditemukan usai demo Jakarta, menyusul temuan dua orang lain yang kabur sendiri.

{{caption}}
Yusril Ihza Mahendra Pilih Restorative Justice Dibanding Penuhi Desakan Koalisi Masyarakat Sipil

Yusril mengatakan tuntutan Koalisi Masyarakat Sipil untuk pembebasan aktivis merupakan hal yang wajar.

{{caption}}
Datangi Polda Metro, Yusril Pastikan Tak Ada Pelanggaran HAM ke Tahanan Demo

Yusril Ihza Mahendra menegaskan, penegakan hukum harus berjalan adil dan menjunjung tinggi hak asasi manusia.

{{caption}}
4.861 Pendemo Sudah Dipulangkan, 583 Orang Diambil Langkah Hukum

Selain sudah ada yang dikembalikan ke rumahnya masing-masing sebanyak 4.861 orang.

{{caption}}
Yusril Minta Tersangka Kasus Penghasutan Demonstrasi 'Gentleman' Hadapi Proses Hukum: Jangan Terus Minta Dibebaskan

Yusril mengatakan para tersangka dapat menyewa advokat untuk menyanggah bukti-bukti didapat aparat penegak hukum.

{{caption}}
Fakta Mengejutkan Kericuhan Unisba: KemenHAM Turun Tangan Selidiki Dugaan Pelanggaran Kebebasan Akademik

KemenHAM serius selidiki kronologi kericuhan Unisba yang melibatkan aparat penegak hukum, memastikan kebebasan akademik tetap terjaga. Apa temuan awal mereka?

{{caption}}
VIDEO: Diamankan Polisi, Misteri Bima Demonstran Hilang Ditemukan Jualan Barongsai di Malang

Bima Permana Putra (29), salah seorang yang dilaporkan hilang saat demo berujung rusuh di Jakarta, berhasil ditemukan

{{caption}}
KemenHAM Turunkan Tiga Tim Khusus, Berharap Seminggu Ada Kabar: Misteri Pencarian Orang Hilang Pascademo Terus Diusut

Kementerian HAM membentuk tiga tim khusus untuk mengusut kasus **Pencarian Orang Hilang Pascademo** akhir Agustus 2025. Apa yang sebenarnya terjadi pada Bima, Farhan, dan Reno?

{{caption}}
Yusril: Pemerintah Tidak Pernah Melarang Nobar 'Pesta Babi'

Yusril menyampaikan bahwa di Universitas Mataram dan UIN Mataram, pelaksanaan nobar film dilarang hanya karena masalah prosedur administratif.

{{caption}}
Pemerintah Sangat Terbuka Kritik Akademisi, Menko Yusril: Bukan Musuh Negara

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan Pemerintah Terbuka Kritik Akademisi, bahkan yang tajam sekalipun, sebagai masukan penting untuk perbaikan kebijakan, bukan ancaman.

{{caption}}
Yusril: Pemerintah Senang Kritik Akademisi Makin Tajam, Soroti Kasus Feri Amsari

Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah menyambut baik kritik akademisi yang tajam, bahkan Presiden Prabowo mempersilakan kritik, di tengah kasus Feri Amsari.

{{caption}}
Pemerintah Tunggu Draf RUU Pemilu dari DPR, Bahasan Mendesak Menjelang 2029

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyatakan pemerintah menanti draf Rancangan Undang-Undang tentang Pemilihan Umum (RUU Pemilu) rampung di DPR RI, mengingat urgensi pembahasan menjelang Pemilu 2029.

{{caption}}
RUU Pemilu Ditargetkan Rampung 2,5 Tahun Masa Pemerintahan Prabowo

Pemerintah menargetkan revisi UU Pemilu rampung dalam 2,5 tahun masa pemerintahan untuk memberi waktu persiapan Pemilu 2029.

{{caption}}
Menko Yusril: Kualitas Penegakan Hukum Sangat Ditentukan Bagaimana Polri Menjalankan Fungsi

Menurut dia, Polri memiliki posisi kunci dalam sistem peradilan pidana sebagai pintu masuk utama proses penegakan hukum.