Wamendagri Pertimbangkan Liburkan Sekolah Terdampak Banjir
Pemerintah akan mempertimbangkan kepada pelajar yang menjadi korban banjir untuk bisa dikecualikan.
Pemerintah menetapkan libur awal puasa Ramadhan 1446 H/2025 selama lebih kurang tujuh hari untuk para pelajar. Sejak dimulai dimulai pada Kamis, 27 Februari 2025 dan berakhir pada Rabu, 5 Maret 2025, maka besok menjadi hari perdana mereka kembali masuk sekolah.
Namun demikian, situasi di wilayah Jabodetabek yang diterjang bencana banjir menjadi problem khusus terhadap mereka yang menjadi korban. Tidak hanya pelajarnya, namun inftastruktur sekolahnya mau pun sergam yang tak luput dari banjir.
Menanggapi hal itu, Wakil Dalam Negeri Bima Arya mengatakan, pemerintah akan mempertimbangkan kepada pelajar yang menjadi korban banjir untuk bisa dikecualikan. Menurut dia, jika situasi belum mendukung maka kembali sekolah tidak perlu dipaksakan.
“Kalau situasi masih belum memungkinkan sekolahnya diliburkan dulu,” kata Bima saat meninjau kondisi bencana banjir di Bekasi, Rabu (5/3).
Relokasi Belajar
Bima menambahkan, opsi lain yang bisa diambil pemerintah adalah dengan merelokasi tempat belajar mengajar siswa jika tidak memungkinkan di sekolahnya karena gedungnya terdampak banjir.
“Tentu akan diantisipasi apakah ada lokasi sementara untuk kegiatan belajar mengajar, nanti Pak Wali Kota Bekasi yang akan mengatur,” jelas Bima.
Bima memastkan, sebagai representatif pemerintah pusat Kemenerian Dalam Negeri siap memfasilitasi kebutuhan pemerintah daerah terhadap kementerian terkait.
“Jadi apabila Kemendagri perlu mau fasilitasi dengan kementerian terkait tentu kami akan fasilitasi,” Bima menandasi.
Sementara itu, menurut Wali Kota Bekasi Tri Adhianto sejumlah infrastruktur di Kota Bekasi menjasi korban banjir. Tak terkecuali sekolah. Bahkan, sekolah yang baru dibangun pada tahun lalu turut dilanda banjir.
“Ada sekolah yang baru kita bangun 2024 jebol kemudian jalanan yang kita cor airnya turun dari bawah ke atas karena tekanannya luar biasa jadi itu tentu kita inventarisasi kemudian juga di Kemang Pratama juga bolong jalannya,” imbuh Tri dalam kesempatan yang sama.