Usai Badan dan Ekor Pesawat ATR 42-500 Ditemukan, Tim SAR Fokus Pencarian Korban
Tim SAR gabungan telah menemukan badan dan ekor pesawat yang diduga milik maskapai IAT ATR 42-500 di lereng Gunung Bulusaraung.
Tim SAR gabungan kini fokus pencarian 10 korban jatuhnya pesawat Indonesia Air Transport (IAT) ATR 42-500 di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Sebelumnya, tim SAR gabungan telah menemukan badan dan ekor pesawat yang diduga milik maskapai IAT ATR 42-500 di lereng Gunung Bulusaraung.
"Tim SAR gabungan sudah menurunkan tim rescue melalui udara dan darat langsung melakukan pencarian korban. Kami utamakan saat ini adalah pencarian korban," ujar Kepala Basarnas Makassar Muh Arif Anwar saat jumpa pers di Media Centre Bandara Sultan Hasanuddin, Minggu (18/1).
Meski badan pesawat sudah hancur, Arif berharap masih ada kru dan penumpang dievakuasi dalam kondisi selamat. Arif menyebut saat ini dibagi empat SRU darat dan dua SRU udara untuk melakukan pencarian korban.
"Sru udara menggunakan boeing dan heli Calacar. Sedangkan Sru darat 1, 2, 3, dan 4 yang jumlahnya kurang lebih 1.200 orang ada di lokasi saat ini," kata dia.
Kerahkan Keli Calacar
Sementara Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menambahkan saat ini tim SAR gabungan darat sudah menyiapkan lokasi untuk pendaratan Heli Calacar guna memudahkan evakuasi. Meski demikian, cuaca masih menjadi kendala.
"Nanti kalau sudah menemukan korban dan sebagainya, kalau cuaca memungkinkan kita akan evakuasi (6:01) menggunakan heli. Dengan catatan safety first, apabila kondisi cuaca dan medan memungkinkan," kata dia.
Siapkan posko di Tompobulu
Meski demikian, jika kondisi tidak memungkinkan evakuasi korban akan dilakukan melalui darat. Nantinya, korban akan dibawa ke posko Tompobulu.
"Nanti kita akan bawa korban yaitu ke pos di Kabupaten Pangkep. Di sana sudah ada pos gabungan," ucapnya.