Update Pencarian Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500, Tim SAR Temukan Sembilan Kantong Berisi Bagian Tubuh

Sembilan kantong berisi bagian tubuh itu masih dalam proses evakuasi.

Ihwan Fajar
Oleh Ihwan Fajar - Reporter
Update Pencarian Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500, Tim SAR Temukan Sembilan Kantong Berisi Bagian Tubuh
Update Pencarian Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500, Tim SAR Temukan Sembilan Kantong Berisi Bagian Tubuh (Merdeka.com)

Tim SAR gabungan kembali menemukan sembilan bagian tubuh korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep. Tim SAR gabungan saat ini masih berusaha mengevakuasi temuan tersebut.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Moh Syafi'i mengatakan, sampai saat ini telah ditemukan dua jenazah korban jatuhnya pesawat IAT ATR 42-500. Terbaru, tim SAR gabungan menemukan sembilan pack body part atau bagian tubuh korban pesawat IAT ATR 42-500.

"Saya ingin sampaikan bahwa sampai dengan hari ini telah diketemukan dua korban dalam bentuk jenazah dan dengan body part sudah ada 9 pack," ujar Syafi'i di kantor Basarnas Makassar, Kamis (22/1).

Syafi'i mengatakan, sembilan bagian tubuh itu masih dalam proses evakuasi. Selain evakuasi korban, kata Syafi'i, tim SAR gabungan juga mengevakuasi bagian-bagian pesawat IAT ATR 42-500.

"Soal dari jumlah body pack ini nanti benar-benar sembilan korban atau bagaimana nanti dari teman DVI yang akan bisa menjelaskan pada saat selesai dilaksanakan identifikasi," kata dia

Syafi'i menyebut evakuasi sembilan pack bagian tubuh tersebut dilakukan melalui darat dan udara. Saat ini, tim SAR gabungan sudah menyiapkan lahan terbuka untuk evakuasi melalui udara.

"Pada saat titik ditemukannya body part itu langsung merapat ke puncak atau lahan terbuka. Kalau cuaca mendukung, evakuasi pesawat, tapi kalau tidak akan jalan darat seperti korban yang kita evakuasi," kata dia.

Terkait korban selamat, Syafi'i mengaku berharap mukjizat. Meski demikian, Syafi'i berdoa yang terbaik dalam proses evakuasi.

"Kita berharap mukjizat, pasti. Kita tidak pernah men-declare bahwa tidak ada korban yang tidak selamat. Masih ada harapan. Mohon doanya karena itu adalah saudara-saudara kita dan musibah ini adalah kesedihan kita semuanya," ucap dia.



Terpisah Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf Dody Priyo Hadi menambahkan temuan terbaru berada pada radius 50 meter dari korban pertama yakni Deden Maulana.

"Lokasinya tersebar diseputaran radius 50 meter dari yang ditemukan pertama. Posisi dari puncak kurang lebih 250 meter dari puncak," tutur Dody.

Dody mengatakan saat ini tim SAR gabungan sedang menyisir lokasi untuk mencari korban lainnya. Rencananya evakuasi diakukan dengan menggunakan Jet Ring.

"Sudah kita rencanakan untuk evakuasi pengambilan dengan menggunakan teknik jet ring. Nanti dari teman-teman rescue Basarnas yang sudah siap dari puncak," kata Dody.

Rekomendasi