Tahukah Anda, KI DKI Pantau Ketat Verifikasi E-Monev Keterbukaan Informasi 2025 Agar Tepat Waktu
Komisi Informasi (KI) DKI Jakarta intensif pantau verifikasi E-Monev Keterbukaan Informasi Publik 2025, memastikan proses berjalan tepat waktu dan akuntabel demi transparansi.
Komisi Informasi (KI) Provinsi DKI Jakarta saat ini tengah gencar memantau pelaksanaan verifikasi "Self Assessment Questionnaire" (SAQ). Pemantauan ini merupakan bagian krusial dari Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik tahun 2025.
Kegiatan ini bertujuan utama untuk memastikan seluruh proses verifikasi berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Ketua Bidang Kelembagaan KI DKI Jakarta, Aang Muhdi Gozali, menegaskan pentingnya ketepatan waktu dalam tahapan ini.
Verifikasi yang memasuki hari ke-10 ini berlokasi di Gedung Graha Mental Spiritual, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Tim verifikator ditargetkan menuntaskan seluruh proses hingga akhir pekan depan, demi tercapainya transparansi informasi.
Pentingnya Objektivitas dan Target Waktu Verifikasi
Aang Muhdi Gozali menekankan bahwa objektivitas dan ketelitian menjadi kunci utama dalam proses penilaian verifikasi ini. Setiap penilaian yang dilakukan harus didasarkan pada data dan dokumen yang akurat serta dapat dipertanggungjawabkan.
"Bila terdapat dokumen yang tidak dapat diakses, segera lakukan konfirmasi kepada pihak badan publik terkait,” ujar Aang Muhdi Gozali. Hal ini penting untuk memastikan tidak ada informasi yang terlewat atau disalahpahami selama proses evaluasi berlangsung.
Ia menambahkan, kategori badan publik filantropi menjadi salah satu yang masih dalam proses penyelesaian. Hal ini seiring dengan pengerjaan pengisian SAQ yang membutuhkan perhatian detail dan validasi data yang cermat.
Selain itu, partai politik (parpol) juga menjadi sorotan khusus dalam verifikasi ini. Adanya transisi kepengurusan di beberapa partai membutuhkan adaptasi dan pemahaman yang mendalam dari tim verifikator.
Koordinasi Intensif untuk Keterbukaan Informasi
Waktu yang telah disediakan untuk verifikasi diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh tim. Tujuannya agar seluruh proses verifikasi dapat selesai tepat waktu tanpa mengurangi kualitas penilaian yang dilakukan.
Melalui koordinasi yang intensif dan pengawasan berkelanjutan, KI DKI Jakarta menargetkan hasil yang optimal. Proses verifikasi diharapkan dapat terselesaikan secara komprehensif, transparan, dan akuntabel.
Upaya ini merupakan bagian dari komitmen KI DKI Jakarta untuk mendorong keterbukaan informasi publik yang lebih baik. Transparansi adalah pilar penting dalam tata kelola pemerintahan yang baik dan partisipatif.
Dengan demikian, masyarakat dapat mengakses informasi publik secara mudah dan akurat. Ini akan memperkuat kepercayaan publik terhadap badan-badan publik di wilayah DKI Jakarta.
Sumber: AntaraNews