Korlantas Polri dan Green SM Indonesia Latih Pengemudi Taksi Tingkatkan Keselamatan Jalan
Karena itu, pelatihan diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan berlalu lintas dan mendorong terciptanya target zero accident.
Korlantas Polri bersama Green SM Indonesia menggelar pelatihan peningkatan kemampuan bagi para pengemudi taksi di Indonesia Safety Driving Center (ISDC), Pusdik Lantas Serpong, Selasa (19/5). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keselamatan berlalu lintas sekaligus profesionalitas pengemudi.
Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di jalan raya.
"Kerja sama peningkatan kemampuan pengemudi ini penting, karena apa pun persoalan di jalan itu harus selamat. Oleh sebab itu, Korlantas Polri dengan manajemen Green SM Indonesia melakukan pelatihan. Ini bagian daripada bagaimana meningkatkan profesionalitas pengemudi, karena aspek pengemudi ini penting," kata Irjen Agus dikutip Rabu (20/5).
Menurutnya, pengemudi memiliki peran besar dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Karena itu, pelatihan diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan berlalu lintas dan mendorong terciptanya target zero accident.
"Semoga dengan pelatihan ini para pengemudi akan tertib, patuh terhadap lalu lintas, dan betul-betul profesional dalam mengemudikan kendaraan. Tentunya bisa melayani masyarakat dengan baik. Semoga ini bisa menjadi percontohan," ujarnya.
Melalui program "Polantas Menyapa", Korlantas Polri juga menargetkan pelatihan bagi 7.000 pengemudi pada tahap awal sebagai upaya meningkatkan kemampuan berkendara.
"Dengan kemampuan mengemudi yang profesional tentunya akan mengurangi bahkan menuju zero accident. Ini yang diharapkan karena salah satu tugas pokok Polri, khususnya Korlantas, adalah bagaimana mewujudkan lalu lintas yang aman, selamat, tertib, dan lancar," ucapnya.
Keselamatan Adalah Prioritas
Sementara itu, Managing Director Green SM Indonesia, Deny Tjia, mengapresiasi kolaborasi bersama Korlantas Polri. Menurutnya, keselamatan menjadi prioritas utama perusahaan dalam menjalankan layanan transportasi.
"Ini merupakan pionir bagaimana kerja sama pihak swasta dengan institusi publik. Green SM Indonesia juga menyadari bahwa keselamatan menjadi prioritas utama," kata Deny.
Pembacaan Ikrar
Kegiatan tersebut diawali dengan pembacaan ikrar oleh para pengemudi sebagai bentuk komitmen menjaga keselamatan berlalu lintas. Selanjutnya, para peserta mendapatkan pembekalan teori dan praktik, mulai dari teknik mengemudi, pemahaman aturan lalu lintas, hingga simulasi keselamatan berkendara di lapangan.