Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Jakarta secara resmi telah memulai tahap pendahuluan pemeriksaan keuangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Langkah ini menjadi krusial dalam upaya memastikan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah. Proses awal ini akan dilanjutkan dengan pemeriksaan terperinci.
Kepala BPK RI Perwakilan Jakarta, M Ali Asyhar, menjelaskan bahwa tahap pendahuluan ini memiliki beberapa tujuan utama. Di antaranya adalah memahami proses bisnis dan mengidentifikasi kriteria pemeriksaan yang relevan. Hal ini disampaikan di Balai Kota Jakarta pada Selasa, 02/9.
Pemeriksaan ini juga bertujuan untuk menilai survei penilaian integritas (SPI) serta menentukan isi pokok, tujuan, lingkup, dan material pemeriksaan. Selain itu, BPK akan menilai risiko dan menentukan uji petik. Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, menyambut baik inisiatif ini.
Advertisement
Advertisement
M Ali Asyhar, Kepala BPK RI Perwakilan Jakarta, menegaskan bahwa tahap pendahuluan ini sangat penting. Tujuannya adalah untuk mewujudkan komunikasi dan koordinasi yang baik antara pemeriksa dan entitas yang diperiksa. Ini dilakukan dengan tetap menjunjung tinggi integritas, independensi, dan profesionalisme.
BPK berharap seluruh jajaran dapat bekerja sesuai dengan kode etik yang berlaku. Mereka juga menekankan pentingnya tidak adanya hambatan akses terhadap data maupun dokumen yang dibutuhkan. Ketersediaan data yang lengkap akan memperlancar proses pemeriksaan.
Proses ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai sistem keuangan Pemprov DKI. Identifikasi kriteria pemeriksaan yang tepat akan membantu dalam menyusun laporan yang akurat. Penilaian risiko juga menjadi bagian integral dari tahap awal ini.
Advertisement
Advertisement
Menanggapi dimulainya pemeriksaan ini, Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, meminta seluruh jajaran perangkat daerah. Ia juga meminta jajaran direksi BUMD untuk mempersiapkan secara optimal data dan informasi yang dibutuhkan. Termasuk data personal yang mungkin diperlukan oleh tim BPK RI Perwakilan DKI Jakarta.
Wagub Rano sangat berharap seluruh proses pemeriksaan ini berlangsung secara akuntabel dan transparan. Dukungan penuh dari Pemprov DKI diharapkan dapat memastikan kelancaran setiap tahapan. "Harapannya, proses pemeriksaan ini bisa berjalan lancar dengan dukungan, kejelasan, dan pendampingan yang baik," ujarnya.
Hasil dari pemeriksaan ini akan menjadi bahan evaluasi yang berharga bagi pengelolaan keuangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ini juga merupakan upaya berkelanjutan untuk mempertahankan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Predikat WTP menunjukkan tata kelola keuangan yang baik.
Advertisement
Wagub Rano menambahkan bahwa pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi warga Jakarta. Akuntabilitas keuangan daerah akan meningkatkan kepercayaan publik. Pada akhirnya, ini akan berkontribusi pada pembangunan yang lebih baik.
Sumber: AntaraNews