Sidik Jari di Lakban Kuning Ternyata Milik Diplomat Muda Kemlu Itu Sendiri, Begini Metode Digunakan Polisi
Lakban kuning tersebut adalah benda yang digunakan untuk melilit kepala korban.
Misteri tewasnya diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), ADP (39) akhirnya terkuak. Salah satu bukti penting dijawab oleh tim Pusident Bareskrim Polri yaitu mengenai sidik jari yang tertinggal di lakban. Anggota Tim Penyelidik, Aipda Sigit Kusdiyanto memastikan sidik jari itu adalah milik ADP.
Hal itu disampaikan Aipda Sigit saat menyampaikan kesimpulan proses penyelidikan di Polda Metro Jaya, Senin (28/7).
“Jadi hasil dari tim identifikasi terkait pencarian sidik jari bahwa dilakban yang diperoleh yaitu sidik jari dari ADP," kata Aipda Sigit.
Lakban kuning tersebut adalah benda yang digunakan untuk melilit kepala korban. Menurut Aipda Sigit, lakban warna kuning merek Daimaru diteliti lebih lanjut dengan metode keilmuan daktiloskopi.
"Kita lakukan treatment yaitu melakui kimia basah, melalui kristal violet diperoleh sidik jari di mana ada beberapa sidik jari," ucap dia.
Dari hasil itu, beberapa sidik jari sempat terlihat, namun hanya satu yang layak untuk dianalisis diperiksa atau dibaca lebih lanjut sesuai kaidah dan karakterisitik yang ada. Sidik jari tersebut kemudian dibandingkan dengan data milik ADP. Hasilnya cocok di 12 titik karakteristik.
"Hasil dari pengembangan yang ada di lakban dengan sidik jari yang kita ambil dari saudari ADP memenuhi kriteria persyaratan 12 titik yang sama," tandas dia.
Tak Ada DNA Orang Lain
Dalam jumpa pers kasus kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) ADP di Polda Metro Jaya, Jakarta hari ini ahli DNA dari Puslabfor Polri membeberkan hasil temuannya.
Dengan metode daktiloskopi , ahli menunjukkan hanya ada sidik jari korban pada lakban yang membungkus kepala ADP.
Selain itu ahli DNA dari Puslabfor Polri, Kompol Irfan Rofik setelah meneliti 13 barang bukti yang dikumpulkan dari lokasi kejadian maupun yang diterima dari tim penyidik Polda Metro Jaya diketahui ternyata hanya DNA milik ADP yang terdeteksi.
Tak Ada Bercak Darah, Sperma atau Materi Biologis Lain
"Ada 13 item yang kami periksa. Hanya satu yang sangat menarik di sini, ada pada sisa lakban di bonggol atau gulungan lakban itu, itu terdapat DNA dari saudara almarhum ADP," ujar dia di Polda Metro Jaya, Selasa (29/7/2025)
Tak hanya itu, Irfan menegaskan dalam pemeriksaan tempat kejadian perkara secara menyeluruh, pihaknya juga tak menemukan bercak darah, cairan sperma, ataupun material biologis lainnya dari orang lain.
"Di kamar korban maupun di luar kamar korban seperti di kamar mandi dan ruang tidur, kami tidak menemukan adanya material biologi dari orang lain," tandas dia.