Keluarga Diplomat Kemlu Minta Masyarakat Kawal Kasus Meninggalnya ADP Sampai Tuntas
Polisi kemarin menggelar konferensi pers kasus kematian diplomat Kemlu ADP dan mengatakan perkara ini belum tuntas.
Diplomat berinisial ADP ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terlilit lakban di kamar kosnya di Menteng, Jakarta Pusat pada 8 Juli lalu. Pihak keluarga ADP meminta agar masyarakat ikut mengawal proses hukum kasus itu.
Kakak ipar ADP Meta Bagus menerangkan pihak keluarga sangat menghargai dukungan dan perhatian masyarakat atas meninggalnya ADP. Hal ini disampaikan oleh Bagus usai ada konferensi pers pengungkapan kasus kematian ADP dari Polda Metro Jaya.
"Kami mengajak kepada masyarakat kepada teman-teman media dan masyarakat luas untuk ikut mengawal jalannya proses ini dengan empati kemudian dengan informasi yang cukup berimbang dan objektif," kata Bagus, Selasa (29/7).
Belum tuntas
"Kami sangat, sangat menghargai sekali dukungan dari teman-teman media dari seluruh masyarakat Indonesia mengenai kasus ini," kata dia.
Bagus menambahkan pihak keluarga masih berharap agar penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian terus berjalan dan mengungkap fakta sebenarnya di balik kematian adik iparnya ini.
"Dari Dirreskrimum juga sudah menyampaikan bahwa ini belum tuntas. Berarti kan masih ada hal-hal yang perlu didalami oleh beliau-beliau para penyidik. Kita tunggu bersama bagaimana hasil ke depannya," tutup Bagus.