Kapolri Jenderal Sigit Buka Suara, Respons Kasus Diplomat Kemlu Tewas Kepala Terlilit Lakban
ADP ditemukan tak bernyawa dengan kondisi kepal aterlilit lakban kuning di dalam kamar indekos
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo angkat bicara terkait tewasnya diplomat muda Kementerian Luar Negeri, ADP (39). Seperti diketahui, ADP ditemukan tak bernyawa dengan kondisi kepal aterlilit lakban kuning di dalam kamar indekos, Jalan Gondangdia Kecil, Menteng Jakarta Pusat pada Selasa (8/7) lalu.
Listyo mengatakan, proses penyelidikan kasus ini dilakukan secara hati-hati berdasarkan metode ilmiah.
"Masih dilakukan pendalaman, menunggu hasil-hasil dari laboratorium forensik, penelitian dilakukan secara mendalam supaya kemudian nanti pada saat diputuskan merupakan kesimpulan berdasarkan scientific crime investigation," kata Listyo dalam keterangannya di kutip Kamis (17/7).
Listyo menyakini, jajaran Polda Metro Jaya akan bekerja secara serius untuk mengungkap penyebab kematian ADP.
"Saya kira anak buah saat ini, khususnya Polda Metro sedang bekerja keras dan mudah-mudahan hasilnya bisa segera keluar," tandas dia.
Penemuan Mayat bikin Geger
Warga Menteng digegerkan dengan temuan jasad pria berinisial ADP (39) di dalam kamar kos Guest House Gondia, Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7).
Korban yang merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kementerian Luar Negeri (Kemlu) ditemukan dengan kondisi kepala terikat isolasi
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menerangkan, jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB setelah pihak kepolisian menerima laporan dari warga.
"Benar, pagi tadi kami menerima laporan dari warga terkait penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam kamar kost kawasan Gondangdia. Petugas Polsek Metro Menteng bersama Unit Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP,” kata dia dalam keterangannya, Selasa (8/7/2025).
Susatyo menerangkan korban dalam posisi terbaring di atas kasur kamar nomor 105. Saat ditemukan, kepala korban terikat lakban, sementara tubuhnya tertutup selimut di atas kasur.
"Korban berinisial ADP, laki-laki, usia 39 tahun, pegawai Kemenlu asal Yogyakarta. Saat ditemukan, korban dalam posisi terbaring di atas kasur dengan kepala tertutup lakban dan tubuh tertutup selimut,” ucap dia.
Kendati, Susatyo menegaskan, penyebab kematian korban belum diketahui. Untuk memastikan, jasad korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) guna dilakukan autopsi.
Susatyo mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa sejumlah saksi, rekaman CCTV, serta mengumpulkan barang bukti di lokasi.
"Tim Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat bersama Ditreskrimum Polda Metro Jaya masih mendalami dan menganalisa seluruh keterangan saksi, CCTV, dan barang bukti lainnya untuk mengungkap penyebab kematian korban. Kami akan sampaikan perkembangan lebih lanjut,” tandas dia.