Sambil Tersenyum Nadiem Makarim Beri Tanggapan Singkat Saat Tiba di KPK
Mantan Mendikbudristekdikti Nadiem Makarim tiba di KPK dikawal pengacara Hotman Paris. Ia diperiksa sehubungan dugaan korupsi Google Cloud.
Eks Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset Teknologi, Nadiem Makarim, menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi Google Cloud pada Kamis, 7 Agustus 2025.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Nadiem tiba di KPK sekitar pukul 09.17 WIB, didampingi oleh pengacaranya, Hotman Paris.
Saat ditanya mengenai pemeriksaan tersebut, Nadiem memilih untuk tidak memberikan komentar. Dia hanya menyatakan bahwa dirinya dalam keadaan sehat sebelum memasuki ruang pemeriksaan.
Setelah itu, Nadiem berjalan bersama kuasa hukumnya dan memasuki Gedung Merah Putih KPK untuk mengisi beberapa dokumen penting pada pukul 09.19 WIB.
Sesaat sebelum memasuki ruang pemeriksaan, dia sempat tersenyum dan mengucapkan kata "Sehat" kepada awak media.
Kabar mengenai jadwal pemeriksaan Nadiem sebelumnya telah dikonfirmasi oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto.
"Betul (dijadwalkan diperiksa)," ungkap Fitroh di Jakarta, seperti yang dilaporkan pada Rabu, 6 Agustus 2025.
Penyidikan terhadap korupsi di Google Cloud meningkat
KPK telah mengumumkan bahwa penyelidikan mengenai dugaan korupsi yang melibatkan Google Cloud di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi akan segera beralih ke tahap penyidikan.
"Mudah-mudahan, kalau kemudian faktanya dan buktinya cukup kuat, KPK akan segera menaikkan status ke tingkat penyidikan," ungkap Fitroh.
Dalam kesempatan yang sama, Fitroh juga menyampaikan bahwa KPK akan memanggil sejumlah pejabat dan mantan pejabat di Kemendikbudristek terkait kasus Google Cloud, termasuk Nadiem Makarim, pada hari Kamis ini.
KPK tengah menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan kerjasama penggunaan Google Cloud di Kemendikbudristek.
Sejumlah individu telah dimintai keterangan dalam proses penyelidikan ini, termasuk Fiona Handayani, mantan Staf Khusus Mendikbudristek, yang diperiksa pada 30 Juli 2025.
Selain itu, dua mantan pejabat tinggi GoTo, yaitu Andre Soelistyo dan Melissa Siska Juminto, juga telah memberikan keterangan pada 5 Agustus 2025.
KPK menegaskan bahwa kasus Google Cloud ini berbeda dengan kasus pengadaan Chromebook yang saat ini sedang ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).
Di samping itu, KPK juga sedang mendalami kasus dugaan korupsi lainnya di Kemendikbudristek, khususnya terkait pengadaan kuota internet gratis, yang dianggap memiliki hubungan dengan korupsi Google Cloud.
Penyelidikan ini menunjukkan komitmen KPK dalam memberantas korupsi di sektor pendidikan dan teknologi, serta memastikan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran negara.