Proses Disposal Temuan Mortir di Sleman Bikin Warga Kaget
Proses penghancuran amunisi tersebut dilakukan di lereng Gunung Merapi.
Tim Gegana Satbrimob Polda DIY melakukan disposal mortir temuan warga di Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Proses penghancuran amunisi tersebut dilakukan di lereng Gunung Merapi, tepatnya di Padukuhan Besalen, Desa Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan, selama dua hari, Senin (11/8) dan Selasa (12/8).
Untuk alasan keamanan, lokasi disposal disterilkan sejauh 500 meter dari permukiman. Jalan menuju area pun ditutup, dan warga dialihkan melalui jalur lain.
Pada hari kedua, disposal dilakukan dua kali, yakni pukul 11.33 WIB dan 12.24 WIB. Ledakan kedua terdengar jauh lebih keras dibandingkan yang pertama, bahkan serpihan besi yang diduga berasal dari mortir terlempar hingga sekitar 1 kilometer dari titik ledakan.
Sejumlah warga mengaku kaget mendengar ledakan tersebut. “Yang gede ledakan terakhir. Warga pada keluar rumah karena kaget,” kata Walijo, warga setempat.
Warga lainnya, Siti, menuturkan hal serupa. “Yang pertama biasa saja. Kalau yang kedua keras, bikin kaget suara ledakannya,” ujarnya.
Pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai asal-usul mortir tersebut, namun memastikan seluruh proses disposal berjalan aman dan terkendali.