Fortuner Dikemudikan ASN Ugal-ugalan Tabrak 2 Motor-Angkot di Palembang, 1 Tewas dan Balita Beserta Ibu Luka Parah
ASN pengemudi Toyota Fortuner tersebut diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Palembang, Sumatra Selatan, Jumat (5/6) sore. Sebuah mobil Toyota Fortuner yang dikemudikan seorang aparatur sipil negara (ASN) diduga menabrak beberapa kendaraan secara beruntun, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa bermula saat mobil Toyota Fortuner bernomor polisi BG 1857 UP yang dikemudikan Ahmad Nasuhi (57) melaju dari arah Simpang Charitas menuju Jembatan Ampera.
Saat melintas di lokasi kejadian, mobil tersebut menabrak sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BG 4423 ABN yang dikendarai M Abi (22), yang melaju searah di depannya. Benturan keras membuat korban dan motornya terpental.
Namun, pengemudi Fortuner diduga tidak berhenti setelah kecelakaan pertama. Mobil tersebut justru terus melaju dan kembali menabrak sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BG 4241 ADC yang ditumpangi pasangan suami istri bersama seorang balita.
Kembali Tabrak Angkot
Setelah tabrakan kedua, mobil Fortuner kembali melaju dan menabrak sebuah angkutan kota bernomor polisi BG 1031 IM yang dikemudikan Ahmad Ridwan. Mobil akhirnya berhenti setelah tidak dapat melanjutkan pelarian.
Akibat kecelakaan beruntun tersebut, sopir angkot mengalami luka di bagian dada. Sementara M Abi mengalami luka lecet pada kaki dan mengeluhkan sakit di bagian pinggang.
Korban paling parah adalah pengendara Honda Beat, Devi Yanto (40). Ia meninggal dunia akibat luka berat, termasuk robekan dan patah tulang di sejumlah bagian tubuh serta mengalami pendarahan hebat.
Sementara itu, istri dan anak korban, Nariratih (34) dan Abilyansyah Wijaya (4), mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh dan masih menjalani perawatan medis.
Pelaku Diamankan Polisi
Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan perawatan di rumah sakit. Sementara pengemudi Toyota Fortuner diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Benar, kecelakaan maut terjadi yang menyebabkan seorang pemotor meninggal dan beberapa korban lain luka parah akibat ditabrak mobil Fortuner," ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang Iptu Hermanto, Sabtu (6/6).
Menurut Hermanto, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut. Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk mobil Toyota Fortuner dan dua sepeda motor yang terlibat dalam insiden itu.
"Kasusnya masih lidik, kami komitmen mengusut kasus ini secara transparan dan profesional," kata Hermanto.