Fortuner Penyebab Kecelakaan Beruntun di Utan Kayu Jaktim Pakai Plat Dinas Palsu
Fakta ini diungkap Polda Metro Jaya, yang menyebut pelaku sengaja memalsukan pelat agar tak terdeteksi kamera E-Tle.
Sebuah mobil Fortuner yang menyebabkan kecelakaan beruntun di Utan Kayu, Jakarta Timur, ternyata menggunakan plat dinas palsu. Fakta ini diungkap Polda Metro Jaya, yang menyebut pelaku sengaja memalsukan pelat agar tak terdeteksi kamera E-Tle.
"Satu fakta yang kemarin baru-baru ini terjadi, kecelakaan lalu lintas yang di Rawamangun atau beruntun, itu ternyata TNKB-nya menggunakan TNKB palsu untuk menghindari capture-an kamera," kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin kepada wartawan, Senin (14/7).
Dia menegaskan, kendaraan dinas pun sebenarnya tetap bisa terekam kamera E-Tle. Tak ada kendaraan yang bisa lolos begitu dari tangkapan kamera E-Tle.
Setelah kejadian tersebut, polisi langsung berkoodinasi dengan TNI perihal 'plat dinas' yang jadi penyebab kecelakaan beruntun di kawasan Jakarta Timur itu.
"Kita telah berkoordinasi dengan POM TNI, kemudian ProPAM Mabes Polri, bahwa seluruh kendaraan dinas tercapture," ungkap Komarudin.
Detik-Detik Kecelakaan Beruntun di Lampu Merah Utan Kayu
Kecelakaan beruntun di Utan Kayu, Jakarta Timur, Jumat (11/7) pagi, membuat sejumlah warga syok. Menurut saksi mata Misgad (51), semua kendaraan sedang berhenti menunggu lampu hijau ketika tiba-tiba sebuah Fortuner berplat dinas melaju kencang dan menghantam mobil-mobil di depannya.
"Posisi lagi berhenti, namanya kondisi lampu merah, tiba-tiba mobil Fortuner mobil dinas melaju kencang, akhirnya nabrak mobil lain di depannya," kata Misgad.
Misgad melihat dua orang pria di dalam kendaraan tersebut mengalami luka berat.
"Yang satu kayaknya masih sadar, yang satu lagi belum sadar. Luka parah dua-duanya," ujar Misgad.
Farah, salah satu korban, juga mengaku kaget saat mobilnya dihantam dari belakang.
"Lagi lampu merah, tidak ada apa-apa, tiba-tiba mobil dinas saya nggak tahu dari mana kencang menabrak. Dengkul saya sampai kebentur body mobil. Pas saya turun, yang di dalam mobil Fortuner belum bisa keluar, kayak belum sadar," jelas Farah
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan. Belum ada keterangan resmi mengenai status kendaraan dinas tersebut dan kondisi terkini korban luka.