Polda Sumatra Selatan akan memanggil manajemen PO bus ALS guna mendalami kondisi kendaraan yang mengalami kecelakaan maut di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan. Insiden tabrakan antara bus ALS dan truk tangki tersebut menyebabkan 16 orang meninggal dunia.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, mengatakan penyidik Satlantas Polres Muratara saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap kernet bus ALS yang selamat dalam peristiwa tersebut. Keterangan saksi dinilai penting untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.
"Kernet bus ALS sudah kita amankan, sekarang masih diperiksa di Polres Muratara," ungkap Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, Kamis (7/5).
Advertisement
Selain memeriksa saksi, penyidik juga akan memanggil pihak manajemen PO ALS untuk mendalami kondisi kendaraan sebelum kecelakaan terjadi. Pemeriksaan itu juga berkaitan dengan banyaknya barang muatan yang ditemukan di dalam bus.
"Nanti kita lihat prosesnya, termasuk memanggil pihak dari bus ALS tersebut," kata Nandang.
Polisi masih mengumpulkan berbagai keterangan dan bukti untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan yang menewaskan belasan penumpang tersebut.
Advertisement
Sementara itu, proses identifikasi korban masih dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI). Polda Sumsel memastikan proses identifikasi dilakukan secara hati-hati agar tidak terjadi kesalahan sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.
"Tim masih melakukan operasi DVI dan masih menunggu tidak bisa terburu-buru, agar setiap proses yang dilakukan tidak ada kesalahan sampai para korban nantinya dapat diserahkan kepada keluarganya," kata Nandang.