Sungguh Miris, Pelajar SMA Bunuh Diri usai Cekcok dengan Ibu Gara-Gara Ditegur Sekolah Nunggak SPP
Dari pemeriksaan medis, tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
Seorang pelajar SMA swasta inisial KA (18), ditemukan tewas tergantung di rumahnya. Polisi menduga korban murni bunuh diri setelah cekcok mulut dengan ibunya masalah teguran tunggakan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP).
Korban pertama kali ditemukan ibunya tergantung di rumahnya di Talang Ubi, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Jumat (5/6). Anggota polisi dan Inafis datang ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan olah TKP.
Dari pemeriksaan medis, tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Polisi menduga kematiannya diakibatkan jeratan tali di leher korban akibat gantung diri.
"Dari pemeriksaan awal, murni gantung diri, tidak ada tanda-tanda kekerasan," ungkap Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiyansyah, Sabtu (6/6).
Cekcok dengan Ibu karena Nunggak SPP
Ardiansyah mengatakan, korban sebelumnya cekcok mulut dengan ibunya masalah tunggakan SPP. Korban diduga mengalami tekanan emosional karena sempat ditegur sekolahnya sehingga memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
"Ada SPP atau biaya bulanan sekolahnya yang belum terselesaikan, korban kena tegur dan ribut sama ibunya," kata Ardiansyah.
Kasus ini tidak diperpanjang ke proses hukum karena keluarga membuat surat pernyataan penolakan autopsi. Keluarga mengaku ikhlas menerima kejadian ini sebagai musibah.
"Jika sewaktu-waktu ada fakta baru, tidak menutup kemungkinan kita lakukan penyelidikan," kata Ardiansyah.