Frustrasi Orang Tua Cerai, Siswi SMA di Sumsel Gantung Diri
Menurut keterangan polisi, siswi tersebut frustasi usai ayah ibunya bercerai.
Warga Baturaja Timur, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel), heboh dengan aksi gantung diri yang dilakukan siswi SMA inisial UD (16). Korban nekat melakukan aksi itu lantaran frustrasi ayah ibu bercerai.
Korban ditemukan tergantung di ruang tamu rumah temannya, Rabu (14/1). Tak lama itu, Polisi datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke rumah sakit.
Kasi Humas Polres OKU AKP Ferri Zulfian mengungkapkan, korban tinggal bersama bibinya tak jauh dari lokasi. Namun dia sering menginap di rumah temannya tersebut.
Saat kejadian, seisi rumah tak ada orang. Kesempatan itu dimanfaatkan korban untuk mengakhiri hidupnya.
"Korban ditemukan warga sudah dalam keadaan meninggal dunia," ungkap Kasi Humas Polres OKU AKP Ferri Alfian, Kamis (15/1).
Murni Bunuh Diri
Dari pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya sehingga polisi memastikan kematian korban murni bunuh diri. Polisi juga tidak bisa menyelidiki lebih lanjut karena keluarga menerima kejadian itu sebagai musibah.
"Keluarga tidak mengizinkan autopsi dan korban sudah diserahkan untuk dimakamkan," kata Ferri.
Keterangan yang diperoleh, korban kerap bercerita kepada teman-teman sekolahnya tentang kehidupan keluarganya. Dia selalu mengeluh terpisah dengan orangtuanya sehingga tak sanggup lagi menjalani hidup.
"Infonya diduga karena broken home," kata Ferri.