Diduga Putus Cinta, Pria di Balige Ditemukan Tewas Gantung Diri
Kepala Seksi Humas Polres Toba, Bripda Fransiskus Situngkir, mengatakan hasil pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Seorang pria berinisial JR (23), warga Desa Hinalang Bagasan, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Sumatra Utara, ditemukan tewas gantung diri di kawasan Puncak Sibodiala, Desa Silalahi Pagar Batu, Kecamatan Balige, Jumat (13/3) sore.
Kepala Seksi Humas Polres Toba, Bripda Fransiskus Situngkir, mengatakan hasil pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Hal ini mengarah pada dugaan bunuh diri," ujar Fransiskus, Sabtu (14/3).
Memakamkan Korban
Fransiskus menambahkan, pihak keluarga menerima kejadian tersebut dan berencana langsung memakamkan korban setelah jenazah tiba di rumah duka di Desa Hinalang Bagasan. Polisi menduga aksi nekat korban dipicu persoalan asmara.
"Dugaan itu muncul setelah ditemukan pesan tertulis di lokasi kejadian yang berbunyi mohon jangan diganti baju saya," ungkap Fransiskus.
Mantan Pacar Korban
Selain itu, keterangan dari seorang saksi berinisial EYS (21), yang merupakan mantan pacar korban, turut memperkuat dugaan tersebut. Menurut Fransiskus, saksi mengaku pernah menjalin hubungan dengan korban selama sekitar satu setengah tahun sebelum akhirnya putus pada 8 Maret 2026.
"Saksi yang merupakan mantan pacar korban menerangkan bahwa mereka telah berpacaran selama satu setengah tahun dan putus pada 8 Maret 2026," kata Fransiskus.
Polisi juga menyebutkan bahwa saksi menerima tangkapan layar pesan WhatsApp dari keponakan korban yang berisi permohonan maaf korban kepada orang tuanya.