'Saya Kira Pipa PDAM, Ternyata Bom Bentuknya Seperti Misil Pesawat'
Sugijanta menceritakan awal mula ditemukannya mortir ini saat dirinya sedang menggali tanah untuk menanam pohon Tanjung.
Sebuah mortir berukuran besar ditemukan seorang pekerja bangunan bernama Sugijanta saat sedang membuat pondasi taman di Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman, DIY, Minggu (10/8) lalu. Mortir dengan bobot sekitar 500 kg ini sempat dikira pipa PDAM saat ditemukan.
Sugijanta menceritakan awal mula ditemukannya mortir ini saat dirinya sedang menggali tanah untuk menanam pohon Tanjung. Ketika menggali tanah, Sugijanta merasakan linggis di tangannya membentur benda keras.
Sugijanta pun mulai meraba-raba apa benda keras yang membentur linggisnya itu. Awalnya, Sugijanta mengira benda keras itu adalah pipa besi milik PDAM.
Sugijanta pun berusaha mencari ujung dari benda keras itu. Ketika ujung benda keras itu ditemukan, Sugijanta pun kaget karena benda keras yang ditemukannya itu sepintas seperti misil pesawat.
"Saya kira pipa PDAM. Setelah dicari ujungnya ternyata kok lancip mirip torpedo. Ternyata bom. Bentuknya seperti misil pesawat," ucap Sugijanta, Selasa (12/8).
Setop Pekerjaan
Melihat benda seperti misil pesawat, Sugijanta pun segera menghentikan pekerjaannya. Dirinya lalu melaporkan temuan itu kepada warga.
Sugijanta membeberkan dari keterangan tim Gegana Brimob Polda DIY temuan mortir itu merupakan temuan mortir berukuran besar. Tim Gegana, lanjut Sugijanta, memperkirakan daya ledaknya bisa mencapai radius 3 kilometer.
"Saat itu, warga sempat diungsikan sejauh 100 meter dari mortir yang ditemukan. Kata Gegana ini temuan besar karena biasanya berukuran kecil," tutur Sugijanta.
Sugijanta menambahkan proses evakuasi mortir itu cukup lama. Sugijanta merinci mortir ditemukan sekitar pukul 16.30 WIB dan berhasil dievakuasi pada pukul 00.00 WIB.
Saat ini mortir temuan itu sudah diamankan oleh tim Gegana Satbrimob Polda DIY. Mortir ini didisposal di daerah Cangkringan, Sleman pada Senin (11/8) tetapi belum berhasil. Proses disposal kemudian dilanjutkan lagi pada Selasa (12/8).