Wabup Sleman Tegaskan Paguyuban SMS sebagai Agen Kebudayaan Daerah
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menegaskan peran penting Paguyuban SMS sebagai agen kebudayaan Sleman yang mempromosikan dan melestarikan warisan budaya daerah hingga ke kancah nasional.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengapresiasi Paguyuban Sleman Manunggal Sembaga (SMS) sebagai agen kebudayaan. Paguyuban ini berperan penting dalam mempromosikan serta melestarikan kebudayaan Sleman dan DIY. Apresiasi ini disampaikan dalam peringatan HUT ke-24 Paguyuban SMS di Jakarta.
Acara peringatan Hari Ulang Tahun ke-24 Paguyuban SMS tersebut diselenggarakan pada Sabtu (19/4). Lokasi kegiatan adalah Anjungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Kehadiran Wabup Sleman menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap paguyuban ini.
Danang Maharsa menekankan bahwa Paguyuban SMS tidak hanya menjadi wadah silaturahmi masyarakat Sleman di luar daerah. Lebih dari itu, paguyuban ini diharapkan terus menjadi kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Kolaborasi erat antara paguyuban dan pemerintah daerah menjadi kunci.
Paguyuban SMS: Duta dan Penguat Identitas Sleman
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyatakan setiap anggota Paguyuban SMS adalah duta Sleman. Mereka membawa citra positif daerah dan memiliki kewajiban untuk memajukan Sleman sesuai kemampuan masing-masing. Peran ini sangat vital bagi promosi daerah.
Diharapkan kolaborasi dan koordinasi yang telah terjalin antara Paguyuban SMS dengan Pemerintah Kabupaten Sleman dan Pemerintah Daerah DIY dapat terus berlanjut. Sinergi ini penting untuk keberlanjutan upaya pelestarian budaya. Ini juga memastikan program-program kebudayaan dapat terlaksana secara efektif.
Paguyuban SMS diharapkan dapat terus menjadi wadah silaturahmi yang kuat. Selain itu, paguyuban ini juga berfungsi sebagai penguat identitas serta perekat kebersamaan masyarakat Sleman. Hal ini berlaku baik bagi mereka yang berada di dalam maupun luar daerah.
Menjunjung Tinggi Nilai Manunggal Sembada dan Kolaborasi Budaya
Danang Maharsa menekankan pentingnya nilai-nilai Manunggal Sembada yang dijunjung tinggi. Nilai-nilai tersebut meliputi persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong. Ini merupakan kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Ketua Paguyuban SMS, Suharno, mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan Pemkab Sleman dan Pemda DIY. Dukungan ini, terutama melalui Dana Keistimewaan, memungkinkan paguyuban membawa potensi kebudayaan lokal Sleman ke Jakarta. Ini menunjukkan komitmen terhadap pelestarian budaya.
Penyelenggaraan HUT ke-24 SMS dimeriahkan dengan berbagai penampilan budaya. Acara ini menampilkan Guyon Maton dan Lelagon, serta campursari binaan dari Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Sleman. Pertunjukan ini bertajuk Kamandaka Wuyung.
Kontribusi Sosial dan Kehadiran Tokoh Penting
Selain kegiatan budaya, Paguyuban SMS juga menunjukkan kepedulian sosial. Mereka memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu melalui Baznas Sleman. Santunan ini diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa.
Wakil Ketua DPRD Sleman, Ani Martanti, juga turut hadir dalam penyerahan santunan tersebut. Kehadiran para pejabat menunjukkan dukungan dan apresiasi terhadap kegiatan sosial paguyuban. Ini memperkuat ikatan antara pemerintah dan masyarakat.
Acara ini juga dihadiri oleh beberapa tokoh penting nasional. Mereka adalah Ketua Mahkamah Konstitusi RI Suhartoyo, Kepala Badan Kepegawaian Negara Zudan Arif Fakrulloh, dan Kepala Badan Penghubung Daerah (Banhubda) DIY Nugrohoningsih. Kehadiran mereka menambah bobot acara.
Sumber: AntaraNews