Pemprov Kalsel Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia Melalui Program Holistik dan Peringatan HLUN ke-30
Pemprov Kalsel berkomitmen penuh meningkatkan kualitas hidup lansia melalui program pelayanan sosial, kesehatan, dan bantuan aksesibilitas, serta peringatan HLUN ke-30.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas hidup lansia di wilayahnya. Melalui Dinas Sosial, berbagai program pelayanan sosial, kesehatan, dan pemberian bantuan aksesibilitas digalakkan. Inisiatif ini bertujuan memastikan para lansia dapat menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia.
Kepala Dinas Sosial Prov Kalsel, M. Farhanie, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat. Dukungan kolektif diperlukan agar lansia tetap mandiri dan memiliki ruang partisipasi sosial. Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) menjadi momentum apresiasi bagi kontribusi para lansia.
Kegiatan sosial dan pelayanan bagi lanjut usia baru-baru ini dilaksanakan di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PPRSLU) Budi Sejahtera, Banjarbaru. Acara ini merupakan bagian dari perayaan HLUN ke-30. Sekitar 50 lansia dari panti tersebut turut serta dalam rangkaian kegiatan yang diselenggarakan.
Komitmen Pemprov Kalsel untuk Kualitas Hidup Lansia
Pemprov Kalsel, melalui Dinas Sosial, secara konsisten berupaya meningkatkan kualitas hidup lansia di seluruh wilayahnya. Komitmen ini diwujudkan melalui penyediaan layanan sosial, kesehatan, serta bantuan aksesibilitas yang memadai. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan para lansia.
M. Farhanie, Kepala Dinas Sosial Prov Kalsel, menegaskan bahwa peran pemerintah tidak dapat berjalan sendiri. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga, untuk aktif memberikan dukungan. Hal ini krusial agar lansia dapat menjalani hari tua dengan sehat, bahagia, mandiri, dan tetap berpartisipasi dalam kehidupan sosial.
Farhanie juga menekankan bahwa Hari Lanjut Usia Nasional merupakan kesempatan berharga untuk memberikan penghormatan. Ini adalah bentuk apresiasi atas kontribusi besar yang telah diberikan lansia bagi keluarga, masyarakat, dan pembangunan bangsa. Pengalaman hidup mereka menjadi sumber pembelajaran yang tak ternilai.
Lebih lanjut, Farhanie mengajak masyarakat untuk melihat lansia bukan hanya sebagai penerima bantuan semata. Sebaliknya, mereka adalah bagian penting dalam pembangunan yang memiliki semangat dan doa menjadi kekuatan bagi bangsa.
Rangkaian Kegiatan HLUN ke-30 di Banjarbaru
Peringatan HLUN ke-30 di Banjarbaru diisi dengan beragam kegiatan yang melibatkan sekitar 50 lansia dari PPRSLU Budi Sejahtera. Rangkaian acara dimulai dengan senam sehat bersama untuk menjaga kebugaran fisik mereka. Ini menunjukkan perhatian terhadap aspek kesehatan dan keaktifan lansia.
Selain itu, para lansia juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis yang komprehensif. Kegiatan ini penting untuk memantau kondisi kesehatan mereka dan memberikan penanganan yang diperlukan. Layanan kesehatan gratis menjadi salah satu pilar dalam upaya peningkatan kualitas hidup lansia.
Acara juga mencakup pemberian bantuan sosial dan alat bantu aksesibilitas yang sangat dibutuhkan. Bantuan ini meliputi 30 unit kursi roda, 19 unit walker, dan 17 unit tripod kaki tiga. Pemberian bantuan ini bertujuan untuk memudahkan mobilitas dan kemandirian lansia dalam aktivitas sehari-hari.
Tidak hanya itu, hadiah bagi para pemenang lomba lansia dan bingkisan untuk penghuni panti turut diserahkan. Pihak penyelenggara juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut.
Harapan dan Semangat "Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh"
M. Farhanie berharap peringatan HLUN ke-30 ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat. Pentingnya meningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan lansia menjadi fokus utama. Harapan ini mencerminkan komitmen untuk terus mendorong lingkungan yang ramah lansia.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin menghargai keberadaan para lansia. Tujuannya adalah bersama-sama menciptakan lingkungan yang ramah lansia. Dengan demikian, mereka dapat menikmati masa tua dengan sehat, bermartabat, dan sejahtera.
Peringatan HLUN tahun ini mengusung tema inspiratif “Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh”. Tema ini memiliki makna mendalam terkait pentingnya mewujudkan lansia yang sehat, aktif, dan mandiri. Selain itu, lansia diharapkan tetap produktif dalam kehidupan bermasyarakat.
Sumber: AntaraNews