Pemkot Tangerang Dorong Lansia Produktif Melalui Beragam Program Inovatif
Pemkot Tangerang berkomitmen mewujudkan lansia produktif, sehat, dan mandiri melalui beragam program inovatif, dari sekolah lansia hingga layanan psikolog. Simak upaya Pemkot Tangerang.
Pemerintah Kota Tangerang, Banten, secara aktif menyediakan berbagai ruang kegiatan bagi warganya yang lanjut usia (lansia). Inisiatif ini bertujuan agar para lansia tetap sehat, aktif, mandiri, dan produktif dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Berbagai program yang dihadirkan meliputi sekolah lansia, layanan psikolog, serta kegiatan sosial dan pemberdayaan lansia.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Tangerang, Mulyani, menjelaskan bahwa penyediaan program dan layanan ramah lansia merupakan bentuk komitmen Pemkot Tangerang. Komitmen ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga lansia agar tetap sehat, mandiri, dan bahagia di usia senja.
Program-program tersebut melibatkan kolaborasi erat antara kader kesehatan, puskesmas, Posyandu Lansia, dan komunitas masyarakat. Keterlibatan berbagai pihak ini diharapkan dapat secara optimal mendukung kualitas hidup lansia. Tujuannya adalah memastikan mereka tetap aktif dan bahagia di usia lanjut.
Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia dengan Sekolah Lansia dan Pelatihan
Salah satu program unggulan Pemkot Tangerang untuk mewujudkan lansia produktif adalah Sekolah Lansia. Program ini telah tersebar di 13 kecamatan di Kota Tangerang. Melalui Sekolah Lansia, para peserta mendapatkan pembelajaran komprehensif terkait kesehatan fisik dan mental.
Selain itu, Sekolah Lansia juga membekali peserta dengan keterampilan hidup, aktivitas sosial, hingga kemandirian ekonomi. Program ini dirancang untuk menciptakan lansia SMART, yang merupakan akronim dari Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat.
Tidak hanya itu, Pemkot Tangerang juga memfasilitasi para lansia dengan berbagai pelatihan keterampilan. Pembinaan spiritual dan interaksi komunitas turut menjadi fokus untuk memastikan lansia tetap aktif bersosialisasi. Upaya ini penting untuk menghindari isolasi sosial yang kerap dialami oleh kelompok usia lanjut.
Dukungan Kesehatan dan Sosial Melalui Posyandu dan Pendampingan
Pemkot Tangerang memiliki sekitar 535 Posyandu Lansia yang tersebar luas di berbagai wilayah kota. Posyandu ini menyediakan layanan kesehatan rutin, termasuk pemeriksaan tekanan darah dan gula darah. Selain itu, ada juga penyuluhan gizi, pemantauan kesehatan lansia, serta kegiatan sosial dan senam lansia yang bertujuan menjaga kebugaran.
Program pendampingan risiko tinggi lanjut usia melibatkan sekitar 500 kader terlatih. Kader-kader ini melakukan kunjungan berkala untuk memantau kesehatan, memberikan dukungan sosial dan emosional. Mereka juga melaporkan kondisi lansia kepada puskesmas agar penanganan medis dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
Mulyani menegaskan bahwa melalui berbagai program ini, Pemkot Tangerang berharap dapat terus mewujudkan kota yang ramah lansia. Hal ini sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat dari semua kelompok usia.
Layanan Psikolog dan Program Sumringah untuk Kesejahteraan Mental
Untuk mendukung kesejahteraan mental, Pemkot Tangerang juga menghadirkan layanan psikolog dan konseling. Layanan ini ditujukan bagi kelompok rentan, termasuk lansia dan keluarga pendamping, melalui penguatan layanan sosial dan kesehatan masyarakat.
Selain itu, ada program “Sumringah” yang merupakan akronim dari Sehat, Mandiri, Produktif, dan Bahagia. Program ini mencakup berbagai kegiatan seperti pemeriksaan kesehatan rutin, senam lansia, dan edukasi pola hidup sehat.
Program Sumringah juga menyediakan pembinaan mental dan spiritual, aktivitas sosial, rekreasi, hingga pelatihan keterampilan ringan. Semua inisiatif ini dirancang untuk memastikan para lansia di Kota Tangerang dapat menjalani hidup dengan lebih berkualitas dan bermakna.
Sumber: AntaraNews