Pemkot Bengkulu Aktifkan Program Sekolah Lansia, Rangkul 500 Peserta di Sembilan Kecamatan
Pemerintah Kota Bengkulu mengaktifkan kembali Program Sekolah Lansia pada tahun 2026, berhasil merangkul 500 peserta dari sembilan kecamatan untuk membentuk lansia yang tangguh, produktif, dan bersemangat di usia senja.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu sukses menyelenggarakan Program Sekolah Lansia pada tahun 2026. Sebanyak 500 orang lanjut usia (lansia) di wilayah tersebut antusias mengikuti kegiatan ini. Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup para lansia.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menjelaskan bahwa program ini bukan hanya seremonial belaka. Sekolah Lansia menjadi wadah penting untuk pembelajaran dan pemberdayaan bagi para lansia. Ini menunjukkan komitmen Pemkot terhadap kesejahteraan warganya.
Melalui inisiatif ini, Pemkot Bengkulu bertekad membentuk lansia yang tangguh secara fisik, mental, dan sosial. Mereka diharapkan tetap produktif, sehat, serta memiliki semangat tinggi dalam menjalani kehidupan. Program ini berlangsung selama satu tahun dengan 12 kali pertemuan.
Membentuk Lansia Tangguh dan Berdaya
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan pentingnya Program Sekolah Lansia sebagai sarana pemberdayaan. Program ini dirancang untuk memastikan para lansia tetap aktif dan berkontribusi. Tujuannya adalah menciptakan lansia yang mandiri dan memiliki kualitas hidup baik.
“Melalui Sekolah Lansia ini kami ingin membentuk lansia yang tangguh secara fisik, mental, dan sosial,” ujar Dedy. Ia menambahkan bahwa para peserta harus tetap produktif dan sehat. Semangat menjalani kehidupan di usia senja juga menjadi fokus utama.
Inisiatif ini mencerminkan visi Pemkot Bengkulu untuk mewujudkan masyarakat yang inklusif. Setiap lapisan masyarakat, termasuk lansia, berhak mendapatkan perhatian. Program ini menjadi bukti nyata dukungan pemerintah daerah.
Cakupan Luas di Sembilan Kecamatan
Program Sekolah Lansia ini menjangkau 500 peserta yang tersebar di sembilan kecamatan di Kota Bengkulu. Ini menunjukkan cakupan yang luas dari program tersebut. Pemkot Bengkulu berupaya agar manfaat program dapat dirasakan oleh banyak lansia.
Kecamatan-kecamatan yang terlibat meliputi:
Para lansia tersebut akan mengikuti rangkaian program selama satu tahun penuh. Total ada 12 kali pertemuan yang telah dirancang secara komprehensif. Kurikulumnya bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup peserta secara holistik.
Landasan Hukum dan Komitmen Berkelanjutan
Program Sekolah Lansia merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009. Undang-Undang ini mengatur tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Fokus utamanya adalah peningkatan kualitas penduduk, termasuk lansia.
Peningkatan kualitas ini dilakukan melalui pembangunan keluarga yang sehat, sejahtera, dan tangguh. Pemkot Bengkulu berkomitmen penuh terhadap amanat undang-undang tersebut. Mereka berupaya menciptakan lingkungan yang mendukung lansia.
Oleh karena itu, Pemkot Bengkulu terus menghadirkan program-program yang berpihak kepada seluruh lapisan masyarakat. Termasuk para lansia, sebagai bagian dari pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Ini menunjukkan dedikasi pemerintah daerah terhadap kesejahteraan warganya.
Sumber: AntaraNews