Pemkot Bengkulu Siapkan Pengaturan Parkir Festival Tabut 2026, Pastikan Kenyamanan Pengunjung

Pemerintah Kota Bengkulu serius menata Pengaturan Parkir Festival Tabut 2026 di Pantai Panjang. Langkah ini demi kenyamanan pengunjung dan kelancaran lalu lintas yang optimal.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkot Bengkulu Siapkan Pengaturan Parkir Festival Tabut 2026, Pastikan Kenyamanan Pengunjung
Pemerintah Kota Bengkulu serius menata Pengaturan Parkir Festival Tabut 2026 di Pantai Panjang. Langkah ini demi kenyamanan pengunjung dan kelancaran lalu lintas yang optimal. (AntaraNews)

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu telah memulai pemetaan dan penataan lokasi parkir untuk kendaraan roda dua dan empat. Persiapan ini dilakukan untuk mendukung kelancaran kegiatan Festival Tabut 2026 yang akan diselenggarakan di kawasan Pantai Panjang, Kota Bengkulu.

Langkah proaktif ini diambil guna memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati jalannya Festival Tabut dengan nyaman dan aman. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu, Noni Yuliesti, menegaskan pentingnya pengaturan parkir yang terencana. Hal ini bertujuan agar tidak menimbulkan kemacetan atau gangguan bagi pengguna jalan lainnya.

Pemetaan sejumlah titik untuk kantong parkir resmi selama Festival Tabut ini merupakan bagian dari upaya Pemkot. Tujuannya adalah untuk menjaga aktivitas pengunjung tetap nyaman, tanpa mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi acara.

Strategi Komprehensif Penataan Parkir Festival Tabut 2026

Noni Yuliesti menjelaskan bahwa penentuan lokasi parkir didasarkan pada hasil survei lapangan yang mendalam. Survei ini mempertimbangkan berbagai aspek penting, termasuk kapasitas lahan yang tersedia, akses masuk dan keluar kendaraan, serta tingkat keamanan bagi para pengunjung festival.

Pemkot Bengkulu berkomitmen penuh untuk tidak memberikan ruang sedikit pun bagi praktik parkir liar. Praktik semacam ini berpotensi besar mengganggu kelancaran lalu lintas dan mempersempit badan jalan di area Festival Tabut.

Noni menekankan bahwa seluruh kendaraan diharapkan dapat parkir di lokasi yang telah ditentukan secara resmi. Dengan demikian, lalu lintas diharapkan tetap berjalan lancar dan masyarakat merasa aman saat menghadiri berbagai kegiatan Festival Tabut.

Selain itu, Pemkot Bengkulu juga akan memberlakukan pembatasan ketat terhadap penggunaan bahu jalan sebagai area parkir. Kendaraan tidak akan diizinkan parkir di kedua sisi jalan secara bersamaan. Hal ini karena dapat mengurangi kapasitas jalan dan memicu kemacetan yang tidak diinginkan.

Zona Parkir Resmi untuk Kelancaran Festival Tabut 2026

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan survei, Pemkot Bengkulu telah menyiapkan dua zona utama sebagai kantong parkir. Zona-zona ini dirancang untuk menampung volume kendaraan yang diperkirakan akan membludak selama Festival Tabut 2026.

Zona pertama berlokasi di kawasan belakang Bengkulu Indah Mall (BIM) hingga depan Mie Bangladesh. Area ini akan difokuskan untuk menampung kendaraan roda dua. Sementara itu, kendaraan roda empat akan diarahkan untuk menggunakan area parkir yang tersedia di kompleks BIM.

Zona kedua disiapkan di sepanjang kawasan mulai dari sekitar Gedung Dekranasda hingga Simpang Tiga Berkas. Area ini akan digunakan untuk menampung kendaraan roda dua dan empat secara bersamaan selama festival berlangsung.

Noni Yuliesti menegaskan bahwa prioritas utama Pemkot bukanlah mengejar pendapatan semata dari retribusi parkir. Yang lebih penting adalah bagaimana masyarakat dapat menikmati Festival Tabut dengan aman, nyaman, dan tanpa hambatan lalu lintas yang berarti.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi