BIH Jadi Pusat Rujukan 36 Ribu Nasabah BRI Life, Klaim Medis Melonjak 344%

BIH diproyeksikan menjadi pusat rujukan medis bagi 36.719 peserta BRI Life yang tersebar di Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, hingga Papua.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
BIH Jadi Pusat Rujukan 36 Ribu Nasabah BRI Life, Klaim Medis Melonjak 344%
<p>Proyek Bali International Hospital (BIH) di Sanur, Bali, yang dibangun PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. (Dok PTPP)</p>

Pemegang polis PT Asuransi BRI Life kini dapat menikmati layanan kesehatan berstandar internasional yang lebih praktis dan terintegrasi. Kepastian ini terwujud lewat kolaborasi antara BRI Life dengan Bali International Hospital (BIH) sebagai langkah strategis memperkuat sinergi sektor asuransi jiwa dan layanan kesehatan.

Melalui kemitraan ini, pemegang polis BRI Life berhak mendapatkan kemudahan akses medis melalui fasilitas cashless (nontunai), jalur rujukan terintegrasi, hingga jaminan managed care yang mengutamakan efisiensi dan kualitas penanganan medis.

Direktur Consumer Banking BRI, Aris Hartanto, menyampaikan bahwa fokus utama dari langkah ini adalah memberikan ketenangan mental bagi nasabah saat menghadapi masa-masa kritis.

"Selain menyediakan perlindungan finansial, BRI Life selalu memberikan keyakinan kepada masyarakat untuk fokus pada pemulihan, dengan mengetahui bahwa mereka memiliki mitra tepercaya yang mendampingi di saat-saat paling dibutuhkan dalam hidup," ujar Aris di Jakarta, Jumat (24/7).

Ia menambahkan, kolaborasi ini mencerminkan visi BRI Life dalam menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses, andal, dan berpusat pada kebutuhan pasien. Melalui layanan medis terintegrasi dan solusi asuransi yang efisien, pasien beserta keluarga dapat berkonsentrasi penuh pada proses pemulihan.

Pusat Rujukan Kelas Dunia

Direktur Operasional BRI Life, Andrew Bain, menjelaskan bahwa penunjukan BIH sebagai mitra utama bukan tanpa alasan. Berlokasi strategis di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur, Denpasar, BIH diproyeksikan menjadi pusat rujukan medis bagi 36.719 peserta BRI Life yang tersebar di Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, hingga Papua.

BIH juga ditopang oleh jaringan medis global bereputasi tinggi, seperti Icon Cancer Centre, Sapporo Cardiovascular Clinic, Innoquest Laboratories, dan SingHealth, serta didukung tim ahli medis internasional dari berbagai negara.

Tak hanya itu, tingkat pemanfaatan fasilitas ini oleh nasabah terus menunjukkan tren melonjak. Berdasarkan data klaim hingga tahun 2026, jumlah klaim nasabah BRI Life di BIH tercatat melesat sebesar lebih kurang 56 persen seiring pertumbuhan nilai klaim yang melonjak hingga lebih kurang 344 persen.

"Kemitraan ini akan mendukung strategi managed care BRI Life yang berfokus pada efisiensi dan optimalisasi layanan medis melalui kerja sama dengan mitra rumah sakit. Lonjakan data klaim mencerminkan peningkatan pemanfaatan oleh pemegang polis, kepercayaan yang terus tumbuh, serta peran BIH sebagai mitra layanan kesehatan strategis bagi BRI Life," terang Andrew.

Sebagai fasilitas medis modern di KEK Sanur, BIH dilengkapi dengan kapasitas 255 tempat tidur (termasuk ICU, HCU, NICU, PICU, dan LDS), 8 kamar operasi, serta 4 laboratorium kateterisasi (cath lab) untuk mendukung pelayanan berbagai spesialisasi medis.

Layanan Aman, Nyaman, dan Berkelanjutan

President Director & Chief Executive Officer Bali International Hospital, Dr. Noel Yeo, menegaskan komitmennya untuk memberikan pengalaman medis terbaik bagi para pemegang polis BRI Life, mulai dari proses administrasi yang seamless hingga tindakan medis berstandar internasional. 

"Melalui kolaborasi ini, kami berharap pemegang polis BRI Life dapat memperoleh pengalaman layanan yang lebih terintegrasi, mulai dari proses administrasi hingga pelayanan medis yang aman, nyaman, dan berstandar internasional," tegas Dr. Noel Yeo.

Ia percaya bahwa sinergi antara penyedia layanan kesehatan dan mitra asuransi merupakan kunci utama dalam membangun ekosistem kesehatan yang berkelanjutan dan berfokus penuh pada kebutuhan pasien.

Rekomendasi