Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut perang antara Amerika Serikat dan Iran akan segera berakhir usai pemilihan paruh waktu (midterm) pada 3 November, dikutip dari Anadolu, Kamis (10/9/2026).
Pernyataan itu ia sampaikan kepada wartawan pada Rabu sebelum bertolak ke Dallas, Texas, untuk menghadiri konvensi midterm pertama Partai Republik. "Saya pikir perang akan segera berakhir setelah pemilu karena mereka tidak bisa bertahan lebih lama lagi," kata Trump.
Trump juga menegaskan Washington tidak tengah mencari jalan kembali ke meja perundingan nuklir dengan Iran. "Kami tidak mencarinya. Ya, negosiasi mungkin saja terjadi, tetapi itu bukan sesuatu yang sedang kami pertimbangkan," ujarnya.
Ia menambahkan pemerintahannya mendorong sesuatu yang dinilainya melampaui isu nuklir. "Ini jauh lebih besar daripada nuklir," kata Trump. Menurutnya, persoalan nuklir tetap akan menjadi bagian pembahasan, namun akan ada banyak isu lain yang berada di meja perundingan.
Di kesempatan yang sama, Trump mengklaim operasi terbaru Amerika Serikat di Selat Hormuz melumpuhkan sembilan kapal tanker Iran. "Kalian akan melihat lebih banyak lagi. Kami telah melumpuhkan sekitar sembilan kapal tanker mereka," ujar Trump.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio membantah kabar bahwa Iran menerima bantuan dari pihak luar yang mengubah dinamika konflik. "Ini adalah orang-orang anonim. Mereka selalu mengarang cerita... Kami tidak percaya ada pihak yang memberikan sesuatu kepada Iran yang mengubah dinamika atau parameter dari apa yang sedang kami lihat," kata Rubio saat kunjungan ke Ekuador.
Pernyataan tersebut disampaikan ketika Rubio ditanya mengenai kemungkinan pihak yang membantu Iran dan langkah yang akan diambil Amerika Serikat.
Advertisement
Konsekuensi Perang Iran, Menurut Rubio
Rubio menyatakan Iran akan terus menanggung konsekuensi atas serangan terhadap kapal perang Amerika Serikat. "Pada akhirnya, mereka terus menembaki kapal-kapal angkatan laut kami. Dan ketika mereka menembaki kapal-kapal angkatan laut kami, mereka membayar harganya melalui kapal tanker. Mereka kehilangan banyak kapal tanker," katanya.
Menurut Rubio, lima kapal tanker Iran kembali menjadi sasaran pada malam sebelumnya. Empat di antaranya mengalami kerusakan, sementara satu kapal lainnya tenggelam. "Mereka kehilangan lima kapal lagi tadi malam. Empat rusak. Satu tenggelam. Jadi, mereka akan terus membayar harga atas hal itu," ujarnya.
Rubio menegaskan Amerika Serikat juga akan terus mempertahankan tekanan ekonomi terhadap Teheran. "Sementara itu, kami akan terus mencekik mereka secara ekonomi," kata Rubio.