Pilih Umrah atau S2? Ini Hadiah Spesial Gubernur Jatim untuk Wisudawan Terbaik UT Surabaya Ber-IPK 3,91!
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi istimewa kepada wisudawan terbaik Universitas Terbuka (UT) Surabaya. **Hadiah Gubernur Jatim Wisudawan UT Surabaya** ini berupa pilihan umrah atau beasiswa S2, menjadi inspirasi atas prestasi ge
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi istimewa kepada wisudawan terbaik Universitas Terbuka (UT) Surabaya. Penghargaan ini diserahkan langsung saat prosesi wisuda yang berlangsung di Surabaya pada hari Minggu.
Hadiah yang ditawarkan sangat menarik, yaitu pilihan antara kesempatan menunaikan ibadah umrah atau beasiswa penuh untuk melanjutkan studi magister (S2). Pilihan ini diberikan sebagai bentuk penghargaan atas capaian akademik yang luar biasa.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, yang mewakili Gubernur, menyampaikan pesan penting ini. Ia menekankan bahwa prestasi akademik harus menjadi awal dari pengabdian nyata kepada masyarakat luas.
Apresiasi untuk Prestasi Gemilang
Penghargaan bergengsi ini secara khusus diberikan kepada Tuty Alawiyah, wisudawan terbaik dari Universitas Terbuka Surabaya. Tuty berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang sangat membanggakan, yakni 3,91.
Aries Agung Paewai menjelaskan bahwa Gubernur Khofifah berharap prestasi akademik ini bukan sekadar pencapaian pribadi. Melainkan, menjadi titik awal untuk perjalanan baru dalam memberikan kontribusi dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurut Aries, nilai seorang sarjana tidak hanya diukur dari selembar ijazah yang dimiliki. Namun, lebih substansial dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada lingkungan sekitar dan komunitasnya.
Pendidikan Tanpa Batas dan Integritas di Era Digital
Universitas Terbuka (UT) telah membuktikan secara nyata konsep pendidikan yang melampaui batas ruang dan waktu. Institusi ini memberikan kesempatan luas bagi siapa saja yang ingin terus menimba ilmu.
"Keterbatasan waktu bukan lagi alasan untuk tidak menimba ilmu," kata Aries, mengutip pernyataan Gubernur Khofifah. Ia menambahkan bahwa inilah makna sejati pendidikan terbuka, yang memberikan kesempatan bagi siapa pun untuk maju.
Aries juga berpesan kepada para wisudawan untuk terus belajar tanpa henti di era digital ini. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas dan memanfaatkan ilmu untuk memberdayakan sesama. "Di dunia digital yang serba cepat, kejujuran adalah mata uang paling berharga," ujarnya. "Ilmu tanpa karakter ibarat kapal tanpa kompas."
Sinergi UT Surabaya dan Pemerintah Provinsi
Direktur Universitas Terbuka (UT) Surabaya, Suparti, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dukungan ini sangat berarti bagi perkembangan pendidikan di UT.
Suparti mengungkapkan kebanggaannya memiliki mahasiswa berprestasi seperti Tuty Alawiyah. Meskipun UT tidak membina mereka sejak dini, mahasiswa tersebut mampu menunjukkan prestasi luar biasa selama perkuliahan.
Ia menjelaskan bahwa mahasiswa berprestasi ini telah ditawari dua pilihan hadiah menarik. Pilihan tersebut adalah melanjutkan studi S2 di Universitas Terbuka atau kesempatan untuk berangkat umrah.
Suparti menambahkan bahwa UT terus berupaya menjalin sinergi erat dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota. Hal ini dilakukan untuk mendukung proses akademik dan fasilitas bagi 42.600 mahasiswa UT Surabaya.
Sumber: AntaraNews