40 Mahasiswa Kediri Raih Beasiswa Insan Unggul Baznas Kediri, Dorong Generasi Produktif
Baznas Kediri salurkan Beasiswa Insan Unggul Baznas Kediri kepada 40 mahasiswa, program ini diharapkan melahirkan generasi berdaya saing dan agen perubahan bagi pembangunan kota.
Sebanyak 40 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kediri, Jawa Timur, baru-baru ini menerima Beasiswa Insan Unggul Baznas (IUB) dari Baznas Kediri. Penyerahan beasiswa ini menjadi angin segar bagi para penerima untuk melanjutkan pendidikan tinggi mereka. Program ini bertujuan untuk mendukung potensi akademik dan non-akademik mahasiswa di kota tersebut.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyambut baik program beasiswa ini, menyebutnya sangat positif dan visioner. Ia menekankan bahwa penerima tidak hanya didorong unggul secara akademik, tetapi juga dibina untuk memiliki inisiatif dan kreativitas. Program ini diharapkan dapat mencetak pemimpin masa depan yang berkarakter kuat.
Lebih lanjut, program ini merupakan model pemberdayaan yang mentransformasi mustahik menjadi muzakki di masa depan. Dari penerima zakat, mereka diharapkan kelak menjadi pemberi zakat. Inisiatif ini selaras dengan cita-cita pembangunan Kota Kediri yang berkelanjutan.
Mendorong Generasi Unggul dan Berdaya Saing
Wali Kota Vinanda Prameswati menegaskan bahwa program Beasiswa Insan Unggul Baznas Kediri ini memiliki konsep yang sangat visioner. Mahasiswa penerima beasiswa tidak hanya didorong untuk unggul secara akademik. Mereka juga dibina agar memiliki inisiatif, kreativitas, dan kemampuan kepemimpinan yang kuat.
Selain itu, program ini juga fokus pada pengembangan kemampuan soft skill dan hard skill. Semangat kewirausahaan serta kepedulian sosial juga menjadi bagian penting dari pembinaan. Hal ini sejalan dengan visi misi Kota Kediri MAPAN (Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangeni).
Pemerintah Kota Kediri melalui Sapta Cita Pembangunan, khususnya cita kedua, berupaya mewujudkan masyarakat yang produktif, kreatif, dan inovatif. Pendidikan menjadi kunci utama dalam mencapai cita-cita tersebut. Program Beasiswa Insan Unggul Baznas Kediri sangat relevan untuk mewujudkan tujuan ini.
"Mbak Wali", sapaan akrab Vinanda Prameswati, berharap mahasiswa Kota Kediri tidak hanya lulus dengan ijazah. Mereka diharapkan lulus dengan karakter, kompetensi, dan daya saing yang tinggi. Generasi penerus ini diharapkan mampu menciptakan peluang kerja, bukan hanya mencari pekerjaan.
Sinergi Kuat untuk Pendidikan Inklusif
Program Beasiswa Insan Unggul Baznas Kediri ini terwujud berkat sinergi yang kuat antara Baznas, Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, Bagian Kesejahteraan Rakyat, serta berbagai perguruan tinggi di Kota Kediri. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Wakil Ketua II Baznas Kota Kediri, Abdul Basith, menjelaskan bahwa tujuan utama pemberian beasiswa ini adalah membebaskan keluarga miskin dari lingkaran kebodohan. Banyak keluarga miskin kesulitan melanjutkan pendidikan, sehingga Baznas hadir untuk membantu.
Dengan pendidikan tinggi, diharapkan para penerima beasiswa memiliki peluang lebih besar mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi dari orang tua mereka. Baznas berupaya keras memaksimalkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah. Ini dilakukan agar kekuatan Baznas dalam memberikan bantuan pendidikan semakin besar dan bermanfaat.
Setiap anak penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) maksimal Rp2 juta. Saat ini, ada 40 mahasiswa dan mahasiswi yang menerima beasiswa ini. Mereka berasal dari tujuh kampus di Kediri, termasuk IIK Bhakti Wiyata, Polinema PSDKU Kediri, UIN Syech Wasil, UB PSDKU Kediri, Uniska, UNP, dan Universitas Terbuka.
Dampak Jangka Panjang: Dari Mustahik Menjadi Muzakki
Program Beasiswa Insan Unggul Baznas Kediri tidak hanya berfokus pada bantuan finansial semata. Lebih dari itu, program ini mengusung visi jangka panjang untuk mentransformasi mustahik menjadi muzakki di masa depan. Ini berarti, dari yang awalnya menerima zakat, mereka diharapkan kelak dapat menjadi pemberi zakat.
Wali Kota Vinanda Prameswati berharap para penerima beasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Mereka diharapkan dapat menuntaskan pendidikan yang sedang dijalani. Setelah lulus, mereka diharapkan mampu memberikan kontribusi yang selaras dengan cita-cita pembangunan Kota Kediri.
Dengan bekal pendidikan dan pembinaan yang komprehensif, para penerima beasiswa diharapkan tidak hanya menjadi penonton perubahan. Mereka didorong untuk menjadi pelaku perubahan yang aktif. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan Kota Kediri yang lebih baik dan berdaya saing.
Sumber: AntaraNews