Rektor UPN Jatim Dorong Lulusan Berintegritas Hadapi Dinamika Global
Rektor UPN "Veteran" Jawa Timur, Prof. Akhmad Fauzi, menekankan pentingnya Lulusan UPN Jatim Berintegritas, berbekal bela negara dan nalar kritis, untuk menghadapi kompleksitas dinamika global.
Surabaya – Rektor Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur, Prof. Akhmad Fauzi, memberikan pesan penting kepada para wisudawan pada Wisuda ke-97 yang diselenggarakan di Surabaya, Sabtu. Beliau mendorong seluruh lulusan untuk tampil sebagai generasi berintegritas yang siap menghadapi dinamika global. Pesan ini disampaikan di hadapan ribuan wisudawan yang baru saja menyelesaikan studinya di kampus bela negara tersebut.
Momentum wisuda ini memiliki arti krusial, sebab masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia kembali mendapatkan putra-putri terbaik. Mereka telah menempuh pendidikan di UPN “Veteran” Jawa Timur dan kini dinantikan kiprah serta pengabdiannya. Para lulusan diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.
Prof. Akhmad Fauzi secara tegas mengingatkan bahwa lulusan UPN “Veteran” Jawa Timur harus mampu membaca perubahan zaman dan bersikap kritis. Mereka juga harus tetap berpihak pada nilai kemanusiaan di tengah tekanan geopolitik, ekonomi, dan sosial global yang kian kompleks. Kondisi ini menuntut generasi muda, khususnya lulusan perguruan tinggi, untuk memiliki kesadaran zaman, nalar kritis, serta keberpihakan pada nilai kemanusiaan dan keadilan.
Integritas dan Bela Negara di Era Global
Rektor UPN “Veteran” Jawa Timur, Prof. Akhmad Fauzi, menggarisbawahi pentingnya integritas bagi setiap lulusan. Lulusan harus mampu membaca perubahan zaman dan bersikap kritis terhadap arus informasi yang masif. Integritas ini juga berarti tetap berpihak pada nilai kemanusiaan di tengah kompleksitas geopolitik, ekonomi, dan sosial global.
Kondisi global yang dinamis menuntut generasi muda, khususnya para sarjana, untuk memiliki kesadaran tinggi akan perkembangan zaman. Nalar kritis menjadi kunci untuk menyaring informasi dan membuat keputusan yang tepat. Selain itu, keberpihakan pada nilai kemanusiaan dan keadilan harus menjadi landasan dalam setiap tindakan dan kontribusi mereka di masyarakat.
Prof. Akhmad Fauzi juga menjelaskan bahwa bela negara pada konteks kekinian tidak cukup dimaknai secara simbolis. Bela negara harus diwujudkan melalui kejujuran, etos kerja yang tinggi, serta kemandirian berpikir. Tanggung jawab profesional dalam setiap peran yang dijalani lulusan di masyarakat merupakan bentuk konkret dari implementasi nilai-nilai bela negara.
Capaian Internasional dan Pengakuan Nasional UPN Jatim
UPN “Veteran” Jawa Timur terus menunjukkan peningkatan kualitas institusi dengan meraih berbagai capaian. Kampus ini berhasil masuk dalam pemeringkatan internasional QS Asia University Ranking 2026, menempati peringkat 223 di Asia Tenggara. Ini menunjukkan pengakuan atas standar pendidikan dan riset yang tinggi di tingkat regional.
Selain itu, UPN “Veteran” Jawa Timur juga diakui secara global dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Ranking 2025. Kampus ini berada pada peringkat 301–400 dunia, khususnya untuk capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) terkait pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Capaian ini menegaskan komitmen UPN Jatim terhadap pembangunan berkelanjutan.
Secara nasional, UPN “Veteran” Jawa Timur juga memperoleh pengakuan penting. Kampus ini menjadi salah satu dari 23 perguruan tinggi di Indonesia yang dipercaya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk program Bina Talenta guru Sekolah Menengah Atas (SMA) pada tahun 2025. Tidak hanya itu, UPN “Veteran” Jawa Timur juga mendapatkan pengakuan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN BLU) terbaik pada tahun 2025.
Rektor Prof. Akhmad Fauzi berharap agar para lulusan dapat senantiasa menjaga nama baik almamater. Mereka juga diharapkan terus mengembangkan kontribusi positif di berbagai bidang. Hal ini sejalan dengan visi UPN Jatim untuk mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas dan berdampak bagi masyarakat.
Inspirasi dari Lulusan Berprestasi
Pada kesempatan wisuda tersebut, salah satu lulusan yang menarik perhatian adalah Abdul Malik Ibrahim. Ia merupakan Kepala Biro Perum LKBN ANTARA Jawa Timur. Abdul Malik Ibrahim berhasil meraih gelar Magister Ilmu Komunikasi (M.IKom) dari UPN "Veteran" Jatim.
Pencapaian Abdul Malik Ibrahim semakin membanggakan karena ia meraih predikat dengan pujian atau cumlaude. Ia menyelesaikan masa studi magisternya dalam waktu 2,5 tahun. Prestasi ini menjadi inspirasi bagi lulusan lainnya untuk terus berprestasi dan berkontribusi di bidang masing-masing.
Sumber: AntaraNews