Rektor UI: Lulusan UI Agen Perubahan Berintegritas dan Berdaya Saing Global
Rektor UI Prof. Heri Hermansyah berharap Lulusan UI mampu menjadi agen perubahan di masyarakat, berintegritas, adaptif, serta berdaya saing global melalui etika dan inovasi.
Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof. Heri Hermansyah menyampaikan harapan besar kepada para Lulusan UI untuk berperan aktif sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Hal ini disampaikannya dalam acara wisuda di Depok, Jawa Barat, pada Minggu (15/2). Ia menekankan pentingnya nilai-nilai etika, kolaborasi, dan semangat inovasi dalam setiap langkah pengabdian dan profesionalitas mereka.
Prof. Heri Hermansyah menegaskan bahwa capaian akademik yang diraih para wisudawan harus diiringi dengan integritas dan kemampuan adaptasi tinggi. "Para lulusan tidak hanya berbangga atas capaian akademik yang diraih, tetapi juga mampu menjadi insan yang berintegritas, adaptif, dan berdaya saing global," kata Heri Hermansyah. Gelar akademik merupakan amanah untuk terus belajar dan berkontribusi.
Pihak universitas berupaya keras untuk meningkatkan kualitas pendidikan, sejalan dengan amanah Presiden untuk menembus peringkat 100 dunia. UI terus memperkuat internasionalisasi, kolaborasi riset, serta pengelolaan dana abadi. Ini semua bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki dampak nyata bagi bangsa.
Membangun Integritas dan Kontribusi Nyata Lulusan UI
Prof. Heri Hermansyah secara khusus menekankan bahwa gelar akademik yang disandang oleh para Lulusan UI merupakan sebuah amanah. Amanah tersebut menuntut mereka untuk tidak pernah berhenti belajar dan terus berkontribusi. Mereka diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata bagi berbagai tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia.
Integritas menjadi pilar utama yang harus dijunjung tinggi oleh setiap alumni UI dalam menjalankan profesinya. Selain itu, semangat kolaborasi juga sangat penting untuk menciptakan sinergi positif di berbagai sektor. Dengan demikian, Lulusan UI dapat menjadi teladan dalam masyarakat.
Semangat inovasi juga menjadi kunci bagi para lulusan untuk terus relevan dan adaptif terhadap perubahan zaman. Mereka diharapkan mampu menciptakan terobosan-terobosan baru yang bermanfaat. Hal ini sejalan dengan visi UI untuk menghasilkan individu yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki karakter kuat.
Strategi UI Menuju Peringkat Dunia dan Penguatan Dana Abadi
Universitas Indonesia terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikannya agar dapat bersaing di kancah global. Salah satu target utama adalah masuk dalam peringkat 100 universitas terbaik di dunia, sesuai dengan arahan Presiden. Upaya ini melibatkan berbagai strategi komprehensif yang terus digalakkan.
Peningkatan kualitas ini dilakukan melalui penguatan internasionalisasi program studi dan riset. UI aktif menjalin kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan dan penelitian di luar negeri. Kolaborasi riset menjadi prioritas untuk menghasilkan inovasi yang relevan dan berdampak luas.
Dalam satu tahun kepemimpinan rektor, dana abadi UI telah mengalami peningkatan signifikan. Dari Rp193 miliar, kini dana tersebut mencapai Rp260–280 miliar. UI menargetkan dana abadi bisa mencapai Rp1 triliun dalam empat tahun ke depan. Untuk itu, UI membentuk lembaga khusus yang bertugas menghimpun, mengelola, dan menyalurkan dana abadi secara profesional. Dana ini akan digunakan untuk mendukung pendidikan, riset, inovasi, dan beasiswa.
Rekrutmen Talenta Unggul dan Kesiapan Lulusan UI di Kancah Global
Untuk mencapai visi sebagai universitas kelas dunia, UI menerapkan strategi rekrutmen talenta unggul. Ini termasuk menarik dosen diaspora dan peneliti internasional melalui skema seperti professional hire, postdoctoral, tenure, dan tenure track. Langkah ini bertujuan untuk memperkaya khazanah keilmuan dan riset di lingkungan kampus.
UI juga menyiapkan pendanaan remunerasi yang kompetitif serta infrastruktur riset yang memadai. Hal ini dilakukan untuk menarik dan mempertahankan peneliti bereputasi global agar betah berkarya di Indonesia. Selain itu, UI aktif menggandeng pemerintah dan lembaga pendanaan internasional untuk mendukung inisiatif riset dan pengembangan.
Di sisi lain, UI mengembangkan Migrant Center untuk mempersiapkan Lulusan UI agar siap bekerja secara profesional di luar negeri. Fokusnya pada bidang kesehatan, hospitality, dan teknik. “Melalui Migrant Center, UI memastikan lulusan Indonesia tidak hanya siap bekerja di luar negeri, tetapi hadir sebagai profesional terlatih yang membawa kompetensi, etika, dan reputasi bangsa ke tingkat global,” kata Rektor UI. Program ini memastikan lulusan membawa reputasi bangsa.
Sumber: AntaraNews