Wisuda Kedua UNOSO, Dorong Lulusan Berintegritas untuk Bangun Daerah dan Bangsa
OSO menekankan pentingnya peran lulusan perguruan tinggi untuk memberi manfaat nyata bagi bangsa dan negara, terutama masyarakat daerah.
Universitas OSO (UNOSO) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas bagi pembangunan daerah dan nasional melalui Wisuda ke-2 yang digelar di Pontianak Convention Center (PCC), Kalimantan Barat (Kalbar), Kamis (22/1). Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh haru, dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah.
Sidang wisuda dipimpin langsung Pembina Yayasan Pendidikan OSO, Dr. Oesman Sapta (OSO), bersama istri Serviati Oesman. Hadir pula mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, akademisi Rocky Gerung, Gubernur Kalbar Ria Norsan, Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Kapolda Kalbar Irjen Pipit Rismanto, serta jajaran Forkopimda Kalbar dan pimpinan perguruan tinggi.
Dalam sambutannya, OSO menekankan pentingnya peran lulusan perguruan tinggi untuk memberi manfaat nyata bagi bangsa dan negara, terutama masyarakat daerah. Menurutnya, pendidikan tinggi harus melahirkan insan yang berpihak pada kebenaran dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah.
"Kepada para lulusan UNOSO, teruslah bermanfaat untuk sesama, untuk daerah maju," ujar OSO.
Apresiasi Kepada Pemerintah Provinsi Kalbar
OSO juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalbar yang telah memberikan ruang bagi UNOSO untuk tumbuh dan berkontribusi dalam pengembangan pendidikan di Kalbar. Ia menegaskan bahwa selain pendidikan formal, pengalaman lapangan menjadi faktor penting dalam membentuk kualitas dan keberhasilan seseorang.
"Pendidikan sangat penting, tapi mahasiswa juga harus menempa diri dengan pengalaman. Tidak cukup hanya membaca buku untuk lulus, tetapi harus mencari pengalaman yang menambah wawasan dan kemampuan," katanya.
Ia menambahkan, UNOSO tidak berorientasi pada jumlah mahasiswa, melainkan kualitas lulusan.
"Saya mau 50 sampai 100 orang saja, tapi berkualitas. UNOSO harus membangun kualitas SDM yang berasal dari Kalbar," tegas mantan Wakil Ketua MPR RI itu.
Mahfud MD
Sementara itu, dalam orasi ilmiah, Mahfud MD menilai UNOSO sebagai institusi yang produktif dalam menyediakan kaum terdidik dengan idealisme untuk membangun bangsa. Ia mengingatkan para lulusan bahwa setelah meninggalkan “laboratorium akademik”, mereka akan memasuki “laboratorium kehidupan” yang menuntut integritas dan tanggung jawab sosial.
“Kegagalan di dunia akademik bisa diperbaiki, tetapi kegagalan di masyarakat sering kali meninggalkan dampak yang sulit diperbaiki. Karena itu, integritas menjadi kunci,” ujarnya.
Mahfud menekankan bahwa integritas adalah pertemuan antara intelektualitas dan moralitas. Menurutnya, ijazah saja tidak cukup tanpa kejujuran dan konsistensi dalam tindakan. Ia juga menyebut lulusan UNOSO sebagai bagian dari gelombang baru menuju Indonesia Emas 2045.
“Tidak apa-apa dimulai dari yang kecil. Dalam sejarah, perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil,” katanya.
Meluluskan 46 Wisudawan
Rektor UNOSO, Dr. Yarlina Yacoub, menjelaskan bahwa pada wisuda kali ini UNOSO meluluskan 46 wisudawan, terdiri atas 32 lulusan Program Studi Manajemen, 13 Program Studi Hukum, dan 1 Program Studi Ilmu dan Kelautan. Para wisudawan berasal dari angkatan pertama dan kedua sejak UNOSO berdiri pada 2020.
Yarlina menambahkan, UNOSO terus menyesuaikan pengembangan program studi dengan kebutuhan daerah dan dunia kerja. Hingga 2026, UNOSO telah memiliki delapan program studi dan menargetkan peningkatan kerja sama internasional, termasuk dengan Universiti Malaysia Sarawak (Unimas).
“Kami menyiapkan lulusan terbaik agar mampu bersaing dan berkontribusi bagi daerah. Terima kasih atas perhatian Pak OSO terhadap peningkatan kualitas SDM Kalbar,” ujarnya.
Berperan Aktif dalam Pembangunan Daerah
Gubernur Kalbar Ria Norsan berharap lulusan UNOSO dapat berperan aktif dalam pembangunan daerah. Ia mengapresiasi kontribusi UNOSO dalam mencetak SDM berkualitas dan mendorong kolaborasi dengan dunia usaha dan industri.
“Kolaborasi ini penting agar lulusan siap masuk dunia kerja, menjadi pemimpin, berkarya, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat serta kemajuan Kalbar," katanya.