Pengembangan Pendidikan Tinggi Poso Diperkuat Melalui Sinergi dengan Pemerintah Pusat
Pemerintah Kabupaten Poso memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat untuk mendorong pengembangan pendidikan tinggi Poso, berfokus pada peningkatan SDM, sarana, dan riset inovasi.
Pemerintah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, mengambil langkah strategis dengan memperkuat sinergi bersama pemerintah pusat guna memajukan sektor pendidikan tinggi di daerah tersebut. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Poso untuk menjadikan pendidikan tinggi sebagai pilar utama pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Bupati Poso, Verna GM Inkiriwang, dalam keterangannya di Palu pada Jumat (16/1), menjelaskan bahwa pertemuan dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) RI, Brian Yuliarto, bertujuan untuk mengintensifkan kerja sama ini. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, inovatif, serta siap bersaing di kancah regional maupun nasional.
Langkah proaktif ini menunjukkan keseriusan Pemkab Poso dalam menjawab tantangan global dan kebutuhan lokal akan SDM berkualitas. Fokus utama adalah pada peningkatan kualitas perguruan tinggi lokal, khususnya Universitas Sintuwu Maroso (UNSIMAR) dan Universitas Kristen Tentena (UNKRIT), agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
Mendorong Kualitas SDM dan Infrastruktur Perguruan Tinggi
Dalam pertemuan dengan Mendikti Saintek Brian Yuliarto, Bupati Poso Verna GM Inkiriwang mengajukan sejumlah usulan strategis yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan infrastruktur pendidikan tinggi. Usulan ini mencerminkan kebutuhan mendesak untuk memperkuat fondasi akademik dan operasional perguruan tinggi di Poso.
Salah satu usulan krusial adalah bantuan beasiswa studi lanjut bagi para dosen. Program ini dirancang untuk meningkatkan kualifikasi akademik dan kompetensi tenaga pengajar, yang pada gilirannya akan berdampak positif pada kualitas pembelajaran mahasiswa. Peningkatan kualifikasi dosen adalah investasi jangka panjang untuk masa depan pendidikan tinggi Poso.
Selain itu, Pemkab Poso juga mengusulkan bantuan kendaraan operasional, seperti bus dan kendaraan SUV, untuk menunjang mobilitas serta kegiatan akademik kampus. Ketersediaan sarana transportasi yang memadai sangat penting untuk mendukung berbagai kegiatan di luar kampus, termasuk praktik lapangan, kunjungan studi, dan kegiatan kemahasiswaan lainnya.
Pengadaan dan penguatan laboratorium juga menjadi prioritas utama. Usulan ini mencakup laboratorium komputer, pertanian, dan biologi, yang vital untuk mendukung kegiatan praktikum dan riset. Laboratorium yang modern dan lengkap akan memungkinkan mahasiswa dan dosen melakukan penelitian inovatif yang relevan dengan kebutuhan daerah.
Penguatan Riset dan Inovasi Berbasis Potensi Lokal
Pemerintah Kabupaten Poso sangat menyadari pentingnya riset dan inovasi sebagai motor penggerak pembangunan daerah. Oleh karena itu, Bupati Verna GM Inkiriwang secara khusus mengusulkan hibah penelitian bagi dosen dan mahasiswa perguruan tinggi di Poso. Hibah ini bertujuan untuk mendorong pengembangan teknologi tepat guna yang berbasis pada potensi dan kebutuhan spesifik daerah.
Riset dan inovasi yang dihasilkan oleh perguruan tinggi lokal memiliki peran strategis dalam menciptakan solusi untuk permasalahan daerah, mulai dari sektor pertanian, lingkungan, hingga sosial ekonomi. Dengan demikian, perguruan tinggi tidak hanya menjadi menara gading, tetapi juga pusat solusi dan pengembangan komunitas.
Bupati Poso menegaskan bahwa riset dan inovasi dari perguruan tinggi sangat penting untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berdaya saing. Kontribusi ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Poso secara keseluruhan.
Dengan dukungan dari Kemendikti Saintek, Pemerintah Kabupaten Poso optimis bahwa perguruan tinggi di Poso akan terus berkembang. Sinergi ini diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang relevan dan lulusan yang kompeten, siap berkontribusi pada kemajuan Poso dan Indonesia.
Sumber: AntaraNews