Presiden Jerman Tiba di Jakarta untuk Bertemu Prabowo, Disambut Menkes Budi Gunadi dan Dubes Ralf Beste
Presiden Steinmeier bersama istrinya Elke Büdenbender tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta Timur, dengan menggunakan pesawat kenegaraan Jerman.
Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier tiba di Indonesia pada Senin (15/6), dalam rangka kunjungan kenegeraan. Presiden Steinmeier diagendakan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka Jakarta, Sening siang.
Berdasarkan pantauan Liputan6.com di Youtunr Sekretariat Presiden, Presiden Steinmeier bersama istrinya Elke Büdenbender tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta Timur pukul 09.15 WIB, dengan menggunakan pesawat kenegaraan Jerman.
Kedatangan Presiden Steinmeier disambut langsung Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin dan Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste di bawah tangga pesawat.
Presiden Steinmeier juga dismabut upacara penyambutan berupa bunyi meriam dan lagu daerah Indonesia. Sejumlah pasukan jajar militer juga berdiri rapi menyambut kunjungan Presiden Steinmeier.
Setelah itu, Presiden Steinmeier dan istrinya memasuki mobil untuk meninggalkan Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma. Mobil Presiden Steinmeier dikawal ketat oleh iring-iringan Paspampres dan Polisi Militer.
Sebelumnya, Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste menjelaskan bahwa kunjungan Presiden Steinmeier dilandasi dengan keinginan Jerman menguatkan kemitraan dengan negara-negara berkembang yang kuat, seperti Indonesia.
"Kami berkomitmen untuk menjadi mitra jangka panjang dengan Indonesia yang siap mengatasi tantangan masa depan bersama,” ucap Dubes Jerman dalam konferensi pers di Kedutaan Besar Jerman di Jakarta, Jumat 12 Juni 2026.
"Pesan utama dari kunjungan ini jelas: Jerman adalah mitra yang kuat dan dapat diandalkan bagi Indonesia," sambungnya.
Terlebih, sebagai negara terbesar di Asia Tenggara, Indonesia merupakan mitra yang penting bagi Jerman di kawasan tersebut, tutur Dubes. Lebih lanjut, Beste menyampaikan bahwa kunjungan Presiden Steinmeier pada 15 Juni akan berlangsung selama satu hari.
Di samping agenda utamanya untuk bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden Jerman akan berkunjung ke Masjid Istiqlal dan Katedral Jakarta dengan melewati Terowongan Silaturahmi yang menyambungkan kedua tempat ibadah itu.
Dubes Beste mengungkapkan bahwa Presiden Jerman juga akan melakukan pertemuan dan diskusi dengan komunitas intelektual dan peneliti Indonesia saat kunjungannya pada Senin.
"Dalam pertemuan itu, mereka akan berdiskusi bagaimana Indonesia melihat perubahan dunia saat ini secara geostrategis," ucap Dubes Jerman.