Kunjungan Presiden Jerman Bersamaan dengan Unjuk Rasa, Kapolda Metro Jaya Beri Instruksi Khusus
Kapolda Metro Jaya, kata Joko mengingatkan seluruh personel agar memastikan jalur VIP Presiden Jerman tetap steril dan aman selama rangkaian kunjungan.
Polda Metro Jaya memberi perhatian khusus terhadap jalur lintasan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier yang berkunjung ke Jakarta, Senin (15/6). Sebab, di saat bersamaan, ribuan personel juga diterjunkan untuk mengawal sejumlah aksi unjuk rasa di ibu kota.
Penekanan itu disampaikan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri yang dibacakan Direktur Pengamanan Objek Vital (Dir Pamobvit) Polda Metro Jaya Kombes Pol Joko Sulistio saat apel gelar pasukan pengamanan aksi unjuk rasa.
Kapolda Metro Jaya, kata Joko mengingatkan seluruh personel agar memastikan jalur VIP Presiden Jerman tetap steril dan aman selama rangkaian kunjungan berlangsung. "Pastikan jalur VIP Presiden Jerman steril dan terkendali," ujar Joko saat membacakan amanat Kapolda.
Menurutnya, selain melayani aksi penyampaian pendapat, aparat juga memiliki tugas mengamankan kunjungan kenegaraan Presiden Jerman yang berlangsung di Jakarta pada hari yang sama.
Jalur yang menjadi perhatian pengamanan membentang dari kawasan Halim Perdanakusuma, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Gatot Subroto, Gerbang Pemuda, Jalan Asia Afrika hingga kawasan TVRI.
Permintaan ke Massa Aksi
Kapolda Metro Jaya meminta tidak ada massa aksi yang bergeser atau meluas ke jalur lintasan tamu negara tersebut.
"Maka dari itu, sepanjang jalur tersebut harus dipastikan steril, aman dan terkendali. Tidak boleh ada massa aksi yang meluas atau bergeser ke jalur lintasan VIP," katanya.
Kawasan TVRI menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian khusus aparat karena dinilai bersinggungan langsung dengan potensi pergerakan massa aksi. "Kawasan TVRI menjadi atensi khusus karena bersinggungan langsung dengan titik rawan pergerakan massa," ucap dia.
Personel di Titik Pengamanan
Selain itu, seluruh personel yang telah ditempatkan di lapangan diminta berada di titik pengamanan masing-masing dan memahami tugas yang diberikan.
Kapoda Metro Jaya menginstruksikan fungsi lalu lintas dan satuan terkait agar pengamanan aksi unjuk rasa serta pengamanan jalur Presiden Jerman dapat berjalan bersamaan tanpa mengganggu satu sama lain.
"Pastikan seluruh personel yang tergelar dan terplotting sesuai rencana pengamanan berada tepat di titiknya, memahami tugas tanggung jawabnya dan wilayah tugasnya. Untuk itu, lantas dan seluruh fungsi terkait pastikan pelayanan aksi dan pengamanan jalur VIP berjalan bersamaan tanpa saling mengganggu," tandas dia.