Ramadhan Leadership Camp Pemprov Sulsel: Perkuat Karakter ASN dengan Hadirkan Menteri dan KPK
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar Ramadhan Leadership Camp (RLC) pada 22-28 Februari 2026 untuk penguatan karakter ASN, menghadirkan menteri hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kegiatan ini bertujuan membentuk ASN profesional.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menyelenggarakan Ramadhan Leadership Camp (RLC) yang berlangsung dari tanggal 22 hingga 28 Februari 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Asrama Haji Sudiang Makassar, dengan fokus utama pada penguatan karakter dan kepemimpinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sulsel.
Acara strategis ini menghadirkan sejumlah narasumber penting dari tingkat nasional, termasuk menteri dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertahanan, dan Kementerian Pertanian. Selain itu, perwakilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) turut serta memberikan pembekalan.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa RLC merupakan sarana pembekalan komprehensif bagi ASN. Pembekalan ini mencakup penguatan wawasan kebangsaan, pemahaman program prioritas Presiden dan Pemprov Sulsel, serta penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Membangun Integritas dan Kepemimpinan ASN
Pembekalan dalam RLC ini menitikberatkan pada pembinaan karakter dan akhlak ASN agar semakin profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tujuannya adalah menciptakan birokrasi yang bersih dan efektif dalam menjalankan tugasnya.
Kepala BPSDM Sulsel, Muhammad Jufri, menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini didasari kebutuhan akan ASN yang profesional, adaptif, dan berintegritas. Hal ini penting untuk menjawab tantangan tata kelola pemerintahan daerah yang semakin kompleks dan dinamis.
Momentum bulan suci Ramadhan dipandang sangat tepat untuk menginternalisasi nilai-nilai amanah, kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepemimpinan berkarakter. Kegiatan ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis dan manajerial, tetapi juga pada dimensi integritas, karakter kepemimpinan, serta penguatan spiritual ASN.
Sinergi Pusat-Daerah dan Wawasan Kebangsaan
Selama pelaksanaan RLC, peserta mengikuti rangkaian materi strategis yang dirancang untuk memperkaya wawasan mereka. Salah satu tema utama adalah kebijakan nasional dengan fokus pada "Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Asta Cita", yang menekankan harmonisasi program pembangunan.
Materi wawasan kebangsaan juga menjadi bagian integral dari kurikulum, bertujuan untuk memperkuat rasa nasionalisme dan pemahaman akan nilai-nilai luhur bangsa. Selain itu, peserta juga mendapatkan inspirasi dari success story swasembada pangan, yang relevan dengan upaya peningkatan ketahanan pangan daerah.
Pembekalan ini secara khusus bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam implementasi program-program strategis. Hal ini sejalan dengan visi Gubernur untuk memastikan program prioritas Pemprov Sulsel dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Pendekatan Holistik dalam Pembinaan ASN
Pendekatan RLC tidak hanya terbatas pada aspek kognitif dan manajerial, tetapi juga mencakup dimensi spiritual. Materi spiritual leadership membahas Rukun Iman, meliputi iman kepada Allah, malaikat Allah, dan kitab-kitab Allah, disertai kegiatan spiritual lainnya untuk memperkuat keimanan peserta.
Untuk mengukur capaian pembelajaran, setiap peserta menjalani evaluasi melalui pre-test dan post-test pada setiap materi yang diberikan. Evaluasi aspek spiritual dilakukan melalui penyetoran hafalan Juz 30 kepada ustaz dan ustazah pendamping, yang dijadwalkan sebelum pelaksanaan salat tarawih berjamaah.
Tercatat sebanyak 938 peserta mengikuti Ramadhan Leadership Camp ini, yang terdiri atas 735 pejabat struktural lingkup Pemprov Sulsel, 100 kepala sekolah, dan 16 direksi BUMD. Selain itu, panitia pelaksana juga turut menjadi peserta, menunjukkan komitmen menyeluruh terhadap peningkatan kualitas ASN.
Sumber: AntaraNews