Perluas Kompetensi Global, Unpas Jalin Kerja Sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk Peluang Magang Luar Negeri
Universitas Pasundan (Unpas) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kementerian Ketenagakerjaan, membuka lebar Peluang Magang Luar Negeri bagi para lulusannya demi kompetensi global.
Universitas Pasundan (Unpas) secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kementerian Ketenagakerjaan. Kemitraan ini bertujuan untuk membuka akses bagi para lulusan Unpas agar dapat berkiprah dan magang di luar negeri. Langkah ini diambil guna membekali alumni dengan kompetensi global yang relevan di tengah ketatnya persaingan pasar kerja.
Kerja sama penting ini diumumkan oleh Rektor Unpas, Prof. Dr. Azhar Affandi, pada acara Wisuda Gelombang II Tahun Akademik 2025/2026. Acara wisuda berlangsung di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung pada hari Sabtu, 13 Juni 2026. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah signifikan bagi para alumni Unpas.
Prof. Azhar Affandi menegaskan bahwa ijazah akademik saja kini tidak lagi cukup untuk bersaing di dunia kerja. Oleh karena itu, perguruan tinggi dituntut untuk melahirkan sumber daya manusia yang adaptif. Hal ini dilakukan melalui kepemilikan sertifikasi profesi keahlian tambahan yang diakui secara internasional.
Membekali Alumni dengan Kompetensi Global
Rektor Unpas, Prof. Dr. Azhar Affandi, menjelaskan bahwa kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) ini adalah respons terhadap penetrasi teknologi yang masif. Kondisi ini telah memicu persaingan pasar kerja yang semakin ketat. Dengan adanya program magang di luar negeri, alumni diharapkan memiliki pengalaman praktis yang berharga.
Program ini dirancang untuk memastikan bahwa lulusan Unpas tidak hanya memiliki gelar akademik. Mereka juga akan dibekali dengan sertifikasi dan keahlian tambahan yang relevan dengan kebutuhan industri global. Harapan ini disampaikan langsung oleh Azhar Affandi kepada para wisudawan.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya Unpas untuk terus meningkatkan kualitas lulusannya. Tujuannya adalah agar mereka siap menghadapi tantangan global. Ini juga sejalan dengan visi Unpas untuk mencetak sumber daya manusia unggul.
Unpas Cetak Ribuan Lulusan Unggul
Pada prosesi wisuda Gelombang II Tahun Akademik 2025/2026 ini, Universitas Pasundan melepas 1.075 lulusan. Mereka berasal dari tujuh fakultas dan Program Pascasarjana. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) menjadi penyumbang wisudawan terbesar dengan 211 orang.
Berikut rincian jumlah wisudawan dari fakultas lainnya:
Program Pascasarjana turut menyumbangkan 299 lulusan magister dan doktor. Mayoritas lulusan berasal dari Magister Manajemen, yaitu sebanyak 73 orang. Kualitas akademik Unpas juga diakui oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Dr. Lukman.
Dr. Lukman mengungkapkan bahwa Unpas merupakan salah satu dari 19 perguruan tinggi elit di Jawa Barat dan Banten yang meraih akreditasi tertinggi. Dari total 516 perguruan tinggi di wilayah tersebut, hanya sedikit yang mencapai predikat unggul. Wisuda di Unpas menjadi bagian penting dalam upaya menyiapkan sumber daya manusia unggul.
Apresiasi dan Prestasi Lulusan
Dalam momentum wisuda bertema "Wujudkan Mimpi dalam Harmoni untuk Masa Depan yang Gemilang" ini, Pascasarjana Unpas memberikan penghormatan khusus. Gelar Doktor Anumerta diberikan kepada almarhum Oni Sahroni. Beliau telah merampungkan seluruh kewajiban akademiknya sebelum wafat.
Beberapa lulusan terbaik juga menyatakan kesiapannya untuk langsung mengabdi kepada masyarakat. Dr. Wide Putra Ananda, peraih gelar doktor terbaik rumpun Ilmu Hukum, berencana mendorong gagasan regulasi undang-undang profesi atlet.
Senada dengan itu, Chaterine Egha Vevayosa G. menjadi wisudawan terbaik FISIP dengan IPK sempurna 4.00. Ia menyelesaikan studi dalam waktu 3,5 tahun. Chaterine memantapkan diri untuk melanjutkan studi demi mengejar cita-citanya menjadi tenaga pendidik.
Sumber: AntaraNews