OSO Minta Kepala Daerah di Sumbar, Sumut, dan Aceh Terus Bantu Korban Bencana Sampai Tuntas

Selain itu, OSO mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang menginap di lokasi musibah di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, pada malam tahun baru 2026.

Endang Saputra
Oleh Endang Saputra - Reporter
OSO Minta Kepala Daerah di Sumbar, Sumut, dan Aceh Terus Bantu Korban Bencana Sampai Tuntas
OSO Minta Kepala Daerah di Sumbar, Sumut, dan Aceh Terus Bantu Korban Bencana Sampai Tuntas (Merdeka.com)

Ketua Umum DPP Partai Hanura, Oesman Sapta, menyampaikan keprihatinannya atas musibah banjir bandang dan tanah longsor yang melanda masyarakat di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Menjelang pergantian tahun 2026, OSO meminta seluruh kepala daerah di tiga provinsi tersebut untuk terus membantu masyarakat terdampak hingga pemulihan benar-benar tuntas.

"Saya mengucapkan duka, tahun yang akan datang bantuan-bantuan terus datang dan sampai kepada masyarakat. Kejadian tahun 2025 merupakan tanda-tanda yang harus diperbaiki di tahun 2026 ini," ujar OSO di kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (31/12) malam.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI periode 2017-2019 itu juga menekankan pentingnya memperkuat mitigasi bencana agar dampak serupa tidak terulang di masa mendatang. OSO menilai, kesiapsiagaan dan respon cepat pemerintah daerah menjadi kunci dalam menghadapi bencana alam.

Selain itu, OSO mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang menginap di lokasi musibah di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, pada malam tahun baru 2026. Menurutnya, kehadiran Presiden di lokasi terdampak patut diapresiasi dan menjadi contoh bagi semua pihak.

"Presiden berada di tempat musibah itu adalah sesuatu sikap yang baik. Sesuatu yang mengingatkan kita semua untuk berada di tempat dan di saat yang tepat. Tidak semua presiden akan melakukan seperti itu,” kata OSO.

OSO menegaskan, bantuan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah harus terus mengalir untuk meringankan beban masyarakat, terutama anak-anak dan generasi penerus bangsa yang kehilangan tempat tinggal bahkan nyawa akibat bencana.

"Seluruh pemimpin daerah di tiga provinsi itu harus ada di sekitar masyarakat terdampak bencana. Ringankan beban masyarakat, apalagi bencana itu banyak menghilangkan nyawa anak bangsa," tegasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo melakukan kunjungan kerja ke wilayah terdampak banjir bandang di Sumatra, meninjau penanganan pascabencana, dan menyambut pergantian tahun bersama para korban yang telah mengungsi lebih dari sebulan.

Rekomendasi