Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meluluskan 41 mahasiswa penghafal Al Quran (hafiz) pada upacara wisuda ke-96. Prosesi kelulusan ini berlangsung khidmat di Auditorium Unissula, Semarang, pada Sabtu, 7 Maret 2026, dihadiri oleh para wisudawan, orang tua, dan jajaran pimpinan universitas. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen Unissula dalam mencetak generasi muslim yang berakhlak mulia dan berilmu pengetahuan.
Para hafiz Al Quran yang diwisuda ini merupakan bagian dari program beasiswa khusus yang diselenggarakan oleh Unissula. Program ini bertujuan untuk mendukung pendidikan tinggi bagi para penghafal kitab suci umat Islam, sekaligus mengembangkan potensi mereka sebagai cendekiawan muslim. Total 1.863 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan turut diwisuda pada kesempatan ini, menunjukkan capaian akademik Unissula yang beragam.
Rektor Unissula, Gunarto, secara langsung memimpin jalannya upacara wisuda, menyampaikan apresiasi tinggi kepada para wisudawan, khususnya para hafiz. Beliau menekankan bahwa kelulusan ini bukan hanya akhir dari sebuah perjalanan akademik, tetapi juga awal dari pengabdian yang lebih luas kepada masyarakat dan bangsa. Pesan-pesan inspiratif turut disampaikan untuk membekali para alumni dalam menapaki kehidupan pascakampus.
Advertisement
Advertisement
Unissula dan Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pendidikan bagi penghafal Al Quran di Indonesia. Program beasiswa hafiz Al Quran menjadi salah satu pilar utama dalam upaya ini, memungkinkan lebih dari 1.200 mahasiswa saat ini belajar di Unissula dengan fasilitas serupa. Inisiatif ini menegaskan peran strategis Unissula dalam pengembangan sumber daya manusia berbasis nilai-nilai Islam.
Rektor Unissula, Gunarto, menjelaskan bahwa program ini adalah wujud nyata dari visi universitas. “Ini merupakan komitmen dari Unissula dan YBWSA untuk melahirkan para cendekiawan Muslim yang kompeten dalam ilmu sains juga menguasai ilmu agama Islam, bahkan dapat menghafal Al Quran,” ujarnya. Pernyataan ini menggarisbawahi tujuan Unissula untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mendalam dalam pemahaman agama.
Dengan adanya program beasiswa ini, Unissula berharap dapat terus berkontribusi dalam melahirkan generasi penerus yang berintegritas dan memiliki fondasi spiritual yang kuat. Para hafiz yang lulus diharapkan menjadi teladan dan agen perubahan positif di tengah masyarakat. Mereka diharapkan mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan modern dengan nilai-nilai luhur Al Quran dalam setiap aspek kehidupan.
Advertisement
Advertisement
Dalam pidatonya, Rektor Gunarto secara khusus menekankan pentingnya berbakti kepada kedua orang tua, sebuah nilai yang sangat dijunjung tinggi di Unissula sebagai kampus “birrul walidain”. Beliau mengingatkan bahwa bakti kepada orang tua bukan sekadar kewajiban, melainkan amalan mulia yang dapat menjadi kunci kesuksesan. Banyak penelitian menunjukkan kebahagiaan orang tua erat kaitannya dengan keberhasilan anak-anaknya.
Guru Besar Fakultas Hukum Unissula ini menambahkan, “Orang tua sebenarnya tidak selalu menuntut hal yang besar.” Setelah kelulusan, ada tiga hal sederhana namun bermakna yang dapat membuat orang tua bangga. Pertama, bekerja dan menjadi pribadi mandiri, menunjukkan kematangan dan tanggung jawab. Kedua, membangun keluarga melalui pernikahan ketika sudah siap, sebagai bentuk melanjutkan keturunan yang baik.
Ketiga, yang paling fundamental, adalah tetap berbakti kepada orang tua dalam segala kondisi. Pesan ini relevan bagi seluruh wisudawan, mengingatkan mereka akan jasa dan pengorbanan orang tua selama ini. Selain itu, Rektor Gunarto juga mengingatkan para wisudawan untuk senantiasa berbakti kepada ibu pertiwi, bangsa, dan negara Indonesia, menunjukkan semangat nasionalisme yang kuat.
Advertisement
Sumber: AntaraNews