Samuel Wattimena Dorong Atlet Sepak Takraw Kendal Berprestasi Akademik dan Olahraga

Anggota DPR RI Samuel Wattimena mendorong atlet Sepak Takraw Kendal untuk tidak hanya unggul di lapangan, tetapi juga meraih prestasi akademik, menekankan pentingnya keseimbangan antara fisik dan intelektual.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Samuel Wattimena Dorong Atlet Sepak Takraw Kendal Berprestasi Akademik dan Olahraga
Anggota DPR RI Samuel Wattimena mendorong atlet Sepak Takraw Kendal untuk tidak hanya unggul di lapangan, tetapi juga meraih prestasi akademik, menekankan pentingnya keseimbangan antara fisik dan intelektual. (AntaraNews)

Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel Wattimena, menyerukan kepada para atlet sepak takraw klub Citra Kartika di Desa Jungsemi, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, untuk tidak hanya fokus pada pencapaian olahraga, tetapi juga meraih keunggulan akademik. Seruan ini disampaikan saat sosialisasi Empat Pilar di Kendal pada Minggu (22/2/2026), menekankan pentingnya pengembangan diri secara holistik.

Dalam kesempatan tersebut, Samuel Wattimena menegaskan bahwa manusia Indonesia harus memiliki keunggulan yang seimbang, mencakup aspek fisik, intelektualitas, dan jiwa. Ia menekankan bahwa keunggulan fisik harus disertai dengan kecerdasan dan kekuatan mental, menciptakan individu yang berdaya saing tinggi.

Pernyataan ini menggarisbawahi visi untuk mencetak generasi atlet yang tidak hanya mampu mengharumkan nama bangsa di kancah olahraga, tetapi juga memiliki bekal pendidikan yang kuat. Hal ini diharapkan dapat menjamin masa depan para atlet di luar karier profesional mereka.

Samuel Wattimena, yang juga merupakan anggota MPR, secara spesifik meminta para pesepak takraw klub Citra Kartika untuk mengedepankan keunggulan fisik yang kemudian diiringi oleh keunggulan intelektualitas dan jiwa. Menurutnya, kombinasi ini krusial untuk membentuk individu yang utuh dan berprestasi. Ia mengapresiasi tinggi dedikasi para atlet muda yang telah menunjukkan prestasi gemilang baik di tingkat nasional maupun internasional.

Politisi tersebut melihat potensi besar pada para atlet muda ini untuk menjadi ikon yang inspiratif, tidak hanya dari dunia olahraga tetapi juga sebagai teladan dalam pendidikan. Pembinaan serius terhadap atlet sepak takraw di wilayah pesisir utara Jawa Tengah ini telah dilakukan sejak usia dini, menunjukkan komitmen terhadap pengembangan bakat.

Wattimena percaya bahwa dengan pondasi akademik yang kuat, para atlet akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan hidup. Mereka tidak hanya akan menjadi pahlawan di lapangan, tetapi juga pemimpin cerdas di masyarakat. Pesan ini menjadi motivasi bagi para atlet untuk tidak melupakan pendidikan di tengah kesibukan latihan dan kompetisi.

Klub sepak takraw Citra Kartika, yang berdiri sejak tahun 1983, telah menunjukkan konsistensi dalam pembinaan atlet-atlet muda. Pelatih klub, Nurkholis, menjelaskan bahwa mereka memanfaatkan halaman SDN 2 Jungsemi sebagai lokasi latihan utama. Pembangunan fasilitas latihan ini dilakukan secara swadaya, dengan tambahan bantuan yang mendukung ketersediaan lapangan.

Klub ini diizinkan menggunakan lahan desa yang ditempati oleh SDN 2 Jungsemi, menunjukkan dukungan komunitas terhadap kegiatan olahraga. Saat ini, Citra Kartika memiliki sekitar 100 atlet yang tergabung, mulai dari usia anak-anak hingga dewasa, mencerminkan jangkauan pembinaan yang luas dan berkelanjutan.

Berbagai prestasi telah diukir oleh klub ini, termasuk menghasilkan atlet-atlet yang berhasil memperkuat tim nasional Indonesia di ajang internasional. Nurkholis mengungkapkan bahwa dua atlet putra dan putri, beserta satu pelatih dari Citra Kartika, turut memperkuat timnas Indonesia di SEA Games Kamboja lalu dan berhasil meraih medali emas. Pencapaian ini menjadi bukti nyata kualitas pembinaan di klub tersebut.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi