Kesal Dibayar Rp40.000 Usai Berhubungan, Remaja Nekat Bunuh Waria
Kasus pembunuhan ini dipicu persoalan pembayaran usai keduanya berhubungan dengan korban.
Dua remaja SMP berinisial DA (15) dan RO (14) ditangkap polisi karena diduga membunuh seorang waria bernama Dainuro (41).
Kasus pembunuhan ini dipicu persoalan pembayaran usai keduanya berhubungan dengan korban.
Kasatreskrim Polres Pesawaran, Iptu Pande Putu Yoga Mahendra, mengatakan peristiwa tragis itu terjadi pada Sabtu (30/8) malam. Jasad korban ditemukan warga keesokan harinya, Minggu (31/8) sekitar pukul 08.00 WIB.
“Awalnya kami amankan tersangka RO di kediaman orang tuanya, kemudian dikembangkan sementara untuk DA ditangkap di rumah neneknya,” jelas Pande, Selasa (2/9).
Saat olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan dua senjata tajam berupa pisau dan golok yang dipakai pelaku untuk menghabisi korban.
“Untuk luka tusuk dan sayatan ada 78 dan terdapat di hampir seluruh tubuh korban, mulai dari kepala, tangan,” ungkap Pande.
Motif Pembunuhan
Dari hasil pemeriksaan, keduanya mengaku nekat menghabisi korban karena masalah pembayaran.
“Pelaku DA kesal karena hanya diberi uang Rp40.000-Rp60.000 setelah berhubungan,” ujar Pande.
Rasa kesal DA makin memuncak setelah mendengar ada orang lain yang dibayar Rp100.000. Sementara rekannya, RO, justru mengaku tidak mendapat bayaran sama sekali.
“Sementara rekannya RO, mengaku belum dibayar sama sekali oleh korban. Karena itulah mereka ini dendam dan mendatangi korban lalu dilakukan pembunuhan,” tambahnya.
Meski masih berusia anak-anak, keduanya kini ditahan di Polres Pesawaran untuk menjalani proses hukum. Polisi turut melibatkan Balai Pemasyarakatan (Bapas) dalam pemeriksaan guna memastikan hak hukum keduanya tetap terpenuhi.
“Proses penyidikan kami melibatkan Bapas karena mereka masih di bawah umur. Dan untuk memastikan faktor lain di dalamnya,” tandas Pande.