Tolak Hadiri Acara Ultah, Waria di Makassar Diserang Teman Sendiri hingga Wajahnya Dicakar
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polrestabes Makassar Ajun Komisaris Wahiduddin mengaku sudah mendapatkan laporan terkait kasus penganiayaan tersebut.
Tolak ajakan untuk menghadiri acara ulang tahun ternyata membawa petaka bagi seorang waria bernama Muh Ali Sarajuddin Tjia alias Bella (18).
Ia dianiya oleh teman sesama warianya bernama Risal alias Caca di sebuah kafe di Jalan Hertasning Makassar hingga kukunya terlepas dan telah melapor ke Kepolisian Resor Kota Besar Makassar.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polrestabes Makassar Ajun Komisaris Wahiduddin mengaku sudah mendapatkan laporan terkait kasus penganiayaan tersebut. Wahid mengaku saat ini laporan tersebut masih dalam proses penanganan di Satuan Reserse Kriminal.
"Sudah diproses," ujarnya singkat, Kamis (27/11).
Kronologi
Sementara itu, Bella menjelaskan kronologi penganiayaan dialami berawal saat dirinya diundang melalui telepon untuk menghadiri acara ulang tahun teman sesama warianya bernama Caca. Saat itu, Bella menyampaikan tidak bisa hadir karena sedang melayat.
"Terus saya bercanda bilang saya tidak mau datang karena banyak Wandu (wanita dusta atau waria)," ujarnya.
Candaan
Candaan tersebut, ternyata membawa petaka terhadap Bella. Akibat kata-katanya rekannya tersebut tersinggung.
"Sekitar satu minggu kemudian itu saya baru ketemu. Katanya memang dia cari saya mau dia hajar saya," kata dia.
Keduanya akhirnya bertemu di salah satu kafe di Jalan Hertasnin, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, pada Minggu (23/11). Saat itu, Caca langsung melabrak Bella.
"Saya dicakar di muka. Kuku saya sampai lepas, kuku asli. Rambut saya ditarik, dada dan kepala saya dipukul sampai bengkak. Handphone saya juga rusak," ungkapnya.
Bella mengaku trauma
Akibat kejadian tersebut, Bella mengaku trauma. Ia pun sudah melaporkan kejadian penganiayaan tersebut ke Polrestabes Makassar.
"Saya juga sudah visum. Saya keberatan dengan apa yang dilakukan pelaku kepada saya," ucapnya.
Ia berharap kepolisian segera menindaklanjuti laporan polisi yang ia layangkan. Apalagi hingga kini ia masih kerap menerima ancaman dari pelaku.
"Dia juga masih ancam mau pukul saya kalau ketemu," ucapnya.